Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

P-APBD Sumut 2026 Disahkan, Bobby Nasution: OPD Jangan Lamban Realisasikan Program

Firdaus Peranginangin - Kamis, 10 September 2026 17:49 WIB
273 view
P-APBD Sumut 2026 Disahkan, Bobby Nasution: OPD Jangan Lamban Realisasikan Program
Foto harianSIB.com/Firdaus
Gubernur Sumut Bobby Nasution

Medan(harianSIB.com)

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution memberi peringatan tegas kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak lamban merealisasikan program, menyusul adanya persetujuan DPRD Sumut dan Gubernur Sumut menyepakati Ranperda P- APBD Sumut TA 2026, disahkan menjadi Perda.

"Setiap OPD harus segera bekerja untuk merealisasikan program-program anggaran, agar bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat," ujar Bobby Nasution dalam pidatonya pada rapat paripurna pengesahan Ranperda P-APBD Sumut 2026 menjadi Perda.

Rapat dipimpin Ketua Dewan Erni Ariyanti Sitorus didampingi Wakil Ketua Dewan Sutarto, Ihwan Ritonga, Ricky Anthony dan dihadiri Wagub Sumut H Surya, Kamis (10/9/2026) di DPRD Sumut.

Dikatakan Bobby, persetujuan bersama P-APBD 2026 bukanlah akhir dari proses, melainkan awal pekerjaan yang lebih penting. Karena itu, ia meminta seluruh kepala OPD memastikan program dan kegiatan yang telah dianggarkan segera dilaksanakan secara optimal.

Baca Juga:
"Tidak boleh ada OPD yang lamban dengan program yang terlambat hanya karena lemahnya koordinasi. Tidak boleh ada anggaran yang tidak memberi manfaat hanya karena perencanaan dan pelaksanaan yang tidak optimal," tegas Bobby.

Menurutnya, waktu pelaksanaan APBD 2026 yang tersisa harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Seluruh OPD diminta segera menyiapkan langkah percepatan, termasuk menyelesaikan berbagai tahapan administrasi agar pelaksanaan program tidak kehilangan momentum.

Bobby juga mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD Sumut serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah mencurahkan perhatian, waktu dan pemikiran selama pembahasan P-APBD 2026.

Berbagai catatan dan rekomendasi fraksi serta Badan Anggaran, katanya, akan menjadi perhatian Pemprov Sumut, sebab kualitas anggaran tidak hanya diukur dari besarnya angka dalam dokumen APBD, tetapi dari seberapa besar anggaran tersebut mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah dan menyelesaikan persoalan masyarakat.

Seperti diketahui, Ranperda P-APBD 2026 selanjutnya diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk evaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. Diharapkan seluruh tahapan tersebut dapat diselesaikan dengan tertib dan tepat waktu, sehingga perubahan APBD segera dapat dilaksanakan.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyinggung peluang pengembangan pariwisata Sumut melalui penguatan konektivitas dengan negara-negara tetangga. Hal tersebut disampaikannya setelah mengikuti kegiatan yang mempertemukan pejabat tingkat menteri dan gubernur dari Indonesia, Malaysia dan Thailand (IMT-GT).

"Dari diskusi dengan salah satu gubernur Thailand, terbuka peluang menghubungkan destinasi wisata di Thailand dengan berbagai destinasi unggulan di Sumut. Potensi tersebut perlu didukung konektivitas, promosi dan kerja sama regional agar kunjungan wisatawan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat semakin meningkat," ujarnya.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Ajak Umat Islam Teladani Rasulullah
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Menyusul Segera Disidang
Bocah Pengidap HIV Terancam Diusir, Pemprov Sumut Kirim Tim ke Samosir
KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Kasus Suap DPRD Sumut
komentar
beritaTerbaru