Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Massa BEM SI Unjuk Rasa Bakar Ban di DPRD SU, Usung Slogan “September Hitam"

Firdaus Peranginangin - Kamis, 10 September 2026 18:32 WIB
275 view
Massa BEM SI Unjuk Rasa Bakar Ban di DPRD SU, Usung Slogan “September Hitam"
Foto harianSIB.com/Firdaus Peranginangin
Unjuk Rasa: Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI unjuk rasa dengan membakar ban bekas di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (10/9/2026).

Medan(harianSIB.com)

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) unjuk rasa dengan membakar ban bekas di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (10/9/2026) menggaungkan slogan "September Hitam, September Melawan dari Daerah untuk Indonesia".

Aksi tersebut diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta di Medan dengan membawa sejumlah tuntutan nasional dan daerah yang dinilai menyangkut penegakan hukum, kebebasan berpendapat hingga persoalan masyarakat di Sumut.

Untuk tuntutan nasional, massa mendesak pemerintah menuntaskan reformasi Polri agar tidak berhenti sebagai wacana. Mereka juga meminta penegakan hukum terhadap kasus Andrie Yunus dilakukan secara transparan dan adil serta menghentikan impunitas dan tindakan represif aparat terhadap kebebasan berpendapat.

"Penegakan keadilan bagi Andrie Yunus (aktivis Kontras yang disiram air keras di Jakarta) harus bisa memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan secara transparan dan berkeadilan, serta hentikan segala bentuk impunitas dan represivitas aparat terhadap kebebasan berpendapat dan gerakan masyarakat sipil," teriak salah seorang mahasiswa dari atas mobil komando.

Baca Juga:
Di tingkat daerah, mahasiswa mendesak pemerintah mempercepat penanganan dan penanggulangan bencana yang terjadi di Sumatera Utara. Mereka menilai persoalan kebencanaan membutuhkan langkah konkret dan tidak boleh berlarut-larut.

Ketua BEM USU Angga Al Maaris Harahap juga menyoroti persoalan narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius di Sumut. Ia mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

"Kami mendesak pemerintah memberantas peredaran narkotika di Sumatera Utara sampai ke akar-akarnya. Begitu juga program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumut harus dievaluasi secara total," tegas Angga.

Aksi sempat memanas ketika massa memprotes pola pengamanan kepolisian serta lambannya pimpinan DPRD Sumut menerima aspirasi mahasiswa, sehingga sempat terjadi aksi dorong-dorongan dengan aparat yang sudah berjaga-jaga sejak pagi, lengkap dengan kendaraan Water Canon maupun sejumlah kendaraan taktis lainnya.

"Kalian itu petugas di sini untuk mengamankan kami, bukan malah Polwan yang kalian benturkan dengan kami," protes salah seorang mahasiswa yang melihat aparat kepolisian dari Polwan berada di barisan terdepan melakukan pagar betis di depan gedung dewan.

Massa menilai pengamanan aksi seharusnya dilakukan secara profesional dan tidak menimbulkan kesan mempertentangkan mahasiswa dengan aparat. Mereka meminta kepolisian tetap menghormati penyampaian pendapat sebagai bagian dari hak warga negara.

Pantauan di lokasi, setelah mahasiswa cukup lama berorasi di depan gedung DPRD Sumut, akhirnya pengunjuk rasa melakukan aksi bakar ban bekas, sehingga asap di depan gedung dewan menghitam serta membumbung tinggi.

Akhirnya Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus menemui pengunjuk rasa dan berjanji akan menyampaikan seluruh tuntutan kepada instansi terkait, demi terciptanya penegakan hukum yang adil dan berwibawa bagi seluruh masyarakat daerah ini.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Ratusan ‟Omak-omak‟ dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan
Pujakesuma Keturunan Boyolali Unjuk Rasa ke DPRD Langkat
IPK Unjuk Rasa Tuding Kinerja Pemkab dan DPRD Batubara Bobrok
Massa Aliansi Anti Korupsi Unjuk Rasa Soroti Dugaan Pungli di SMAN 2 Padangsidimpuan
Puluhan Warga Desa Tanjung Gunung Unjuk Rasa di Kantor BLH Langkat
komentar
beritaTerbaru