Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 19 September 2026

Rehabilitasi dan Pemulihan Mangrove, M4CR PPIU Gandeng Media Tanam Bakau di Pantai Labu

Martohap Simarsoit - Sabtu, 19 September 2026 10:40 WIB
182 view
Rehabilitasi dan Pemulihan Mangrove, M4CR PPIU Gandeng Media Tanam Bakau di Pantai Labu
Foto: harianSIB.com/ Martohap Simarsoit
Ketua KTH Nelayan Mandiri, Sukamto, Kepala Desa Sei Tuan Pantai Labu Parningotan Marbun dan Asisten Komunikasi, Reza Nasution mewakili Manajer M4CR PPIU saat sharing session, Kamis (17/9/2026).

Medan(harianSIB.com)

Mangroves for Coastal Resilience Provincial Project Implementation Unit (M4CR PPIU) Sumut sebagai pelaksana program rehabilitasi dan pemulihan ekosistem hutan mangrove, menggandeng sejumlah media/ wartawan berbagai media nasional maupun lokal melakukan peninjauan lapangan terkait praktik baik rehabilitasi mangrove dan pengelolaan kawasan pesisir.

Peninjauan lapangan dilakukan bersama kelompok tani di 2 desa lokasi hutan mangrove yaitu Desa Sei Tuan (sebagai lokasi utama) dan Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (17/9/2026).

Selain peninjauan lapangan dalam rangka "Media Visit dan Produksi Materi Komunikasi 2026", sejumlah media/ wartawan (kompas, detik, SIB, Waspada, Tribun dll) ikut melakukan penanaman bibit bakau/mangrove bersama warga Kelompok Tani Hutan (KTH) Nelayan Mandiri Desa Sei Tuan.

Sebelum penanaman bakau diadakan Talkhshow proyek M4CR dan Sharing Session, dengan narasumber Ketua KTH Nelayan Mandiri, Sukamto, Kepala Desa Sei Tuan Pantai Labu Parningotan Marbun, serta Reza Nasution mewakili Manajer M4CR PPIU, di Pos KTH Nelayan Mandiri Desa Sei Tuan.

Baca Juga:
Ketua KTH Nelayan Mandiri, Sukamto dan Kepala Desa Parningotan Marbun pada intinya menyampaikan, merasakan kehadiran M4CR PPIU dalam program rehabilitasi dan pemulihan mangrove di desa mereka, baik pemeliharaan maupun penanaman bakau.

Namun disisi lain Parningotan maupun Sukamto berharap adanya perhatian meningkatkan ekonomi petani/nelayan, dengan memberi kemudahan seperti mengijinkan alat berat masuk mengorek

parit/saluran agar meningkatkan penghasilan kepiting karena selama ini manual.

Reza Nasution menjelaskan, soal perizinan adalah kewenangan instansi lain bukan wewenang M4CR PPIU. "Dan setahu saya, UU tegas melarang masuk alat berat ke kawasan hutan," sebut Reza.

Kehadiran M4CR, mempercepat rehabilitasi mangrove melalui pemeliharaan, dengan melibatkan langsung masyarakat nelayan dalam penanaman dan pemeliharaan kawasan mangrove.

Dijelaskan, tahun 2024 di Desa Sei Tuan melakukan identifikasi dan inventarisasi dari lahan seluas penanaman yakni 28 hektar dengan total bibit 101.640 dari pola tanam intensif mencapai 3.300.

M4CR, program strategis nasional fokus rehabilitasi ekosistem mangrove sekaligus pemberdayaan masyarakat, dengan tujuan meningkatkan pengelolaan mangrove, melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat setempat.

Sedang PPIU, adalah unit pelaksana teknis di tingkat provinsi dengan tugas, memimpin dan mengawasi aksi penanaman/rehabilitasi bibit mangrove bersama kelompok tani hutan atau kelompok nelayan, mengelola penyaluran dana hibah dari Bank Dunia bagi warga pesisir agar tidak merusak hutan dan melakukan sosialisasi pelatihan dan edukasi lingkungan.

Usai melakukan penanaman bakau di Desa Sei Tuan, Tim M4CR PPIU bersama sejumlah media lanjut meninjau hutan bakau di desa lain sekitar satu jam perjalanan dari Desa Sei Tuan ke Desa Denai Kuala, di Kecamatan yang sama yaitu Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.

Lokasi ini dikenal sebagai Pantai Monyet, karena banyak monyet berkeliaran hingga ke pantai. Warga penjaga tergabung dalam Kelompok Tani Ekowisata Mangrove Putra Denai diketuai, Elias.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
ADD Tidak Boleh Digunakan Desa dan Dusun yang Berada di Kawasan Hutan Lindung
Puluhan Hektare Kawasan Hutan Lindung Register 82 Lae Pondom Dirambah
Selama 4 Hari, Tim Terpadu Provsu Sterilkan 1.300 Ha Kawasan Hutan Lindung di Tanjungleidong
Tim Terpadu Provsu Eksekusi 1.300 Ha Kebun Kelapa Sawit di Kawasan Hutan Lindung Tanjungleidong
Wakil Bupati Dairi: Tidak Logis Kadis PUPR Tidak Tahu Batas Kawasan Hutan Lindung
TNI AL Tebar Benih Ikan dan Tanam Bakau di Belawan
komentar
beritaTerbaru