Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Tak Lekang Oleh Waktu, Pakaian Bekas di Medan Masih Jadi Primadona

Indah Apriliana dewi Ginting - Sabtu, 03 Oktober 2026 15:02 WIB
640 view
Tak Lekang Oleh Waktu, Pakaian Bekas di Medan  Masih Jadi Primadona
Foto/harianSIB.com/ind
Tak lekang oleh waktu, pakaian bekas masih jadi primadona kalangan milenial sampai generasi Z kota Medan, Sabtu (3/10/2026).

Pakaian yang ia pesan juga khusus atasan jenis blus dan kemeja khusus perempuan. Biasanya ia mendapat paket baju bekas dari Jepang, Cina sampai Korea.

"Aku fokus ambil ball dari Korea. Aku pernah ngalamin beli ball, karena aku gak tahu merek dan isinya kayak apa, akhirnya ternyata isinya zonk, yang cacatnya banyak. Tapi seiring berjalannya waktu akhirnya aku terus belajar dan dapat kenalan yang nyediain barang bagus," tambah Alea.

Saat ini, Alea bisa menjual sekitar 5 karung pakaian dalam sebulan. Satu karung setidaknya ada sekitar 500 pakaian bekas.

Namun, tidak semua isi karung bisa dijual, hanya 60 persen di antaranya yang masih layak jual ke konsumen.

Harga satu blus dan kemeja yang layak biasa dijual di harga Rp18 ribu hingga Rp45 ribu. Meskipun kebanyakan barang yang dijualnya tidak bermerek, Alea setidaknya bisa mengantongi sekitar Rp25-30 juta per bulan dari bisnis pakaian bekas ini.

"Sekarang jadi bisnis keluarga, dibantu adik dan mama juga. Aku biasanya sebulan 5 ball per bulan. Kami pasarkan lewat online dan offline juga. Kan ga semua isi ballnya bagus, yang rusak atau cacat, kami obral dengan harga kisaran Rp7 ribu hingga Rp20 ribu per pakaian. Intinya jangan pernah ragu untuk memulai apa pun, kendala pasti ada, dihadapi dan pertahankan jika memang ada peluang disana," pungkas Alea.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru