Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 18 Oktober 2026

Antisipasi Kabut Asap, Sekolah Swasta di Medan Belajar Daring Selama 4 Hari di Rumah

Tanda Monang Pasaribu - Jumat, 16 Oktober 2026 12:51 WIB
259 view
Antisipasi Kabut Asap, Sekolah Swasta di Medan Belajar Daring Selama 4 Hari di Rumah
Ist/SNN
Siswa/i atau peserta didik saat baris berbaris di sekolahnya.

Medan(harianSIB.com)

Mengantisipasi kabut asap menyelimuti Kota Medan sejumlah sekolah swasta di Kota Medan meliburkan siswa/i belajar tatap muka di sekolah dan menggelar daring di rumah selama 4 hari, 19 - 21 Oktober 2026.

Hal itu disampaikan Kepala SMAS Santo Thomas 1 Medan Sariman Gultom SSi, Kepala SMPS Pencawan Medan Siti Azizah dan Kepala SDS Santo Joseph Pemuda Agustinus Purba kepada wartawan mengantisipasi Kabut asap di Medan, Jumat (16/10/2026)

.

Menurut Sariman, kebijakan libur sekolah tatap muka bagi siswa/i dan menjadi belajar daring selama 4 hari tersebut sesuai instruksi dan arahan dari Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Agung Medan (YPK KAM).

Baca Juga:
Ditegaskan, seluruh siswa/i atau peserta didik diwajibkan belajar daring sesuai roster atau mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan oleh guru masing - masing sampai selesai.

Katanya, sebelumnya pihak yayasan berdasarkan surat tertulis ke seluruh TK, SD dan SMP di bawah naungan Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Agung Medan meliburkan belajar tatap muka selama 4 hari (17, 19, 20 dan 21 Oktober 2026) dan seluruh peserta didik diwajibkan belajar daring di rumah.

Namun, katanya, khusus bagi siswa/i SMA, libur sekolah tatap muka dan dialihkan menjadi belajar daring selama 3 hari (19, 20 dan 21 Oktober 2026). Sementara hari Sabtu (17/10/2026) secara umum sudah diliburkan sejak lama (belajar 5 hari kerja) khusus SMA dan SMK sederajat berdasarkan kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

Lebih lanjut dikatakan, meski siswa/i belajar daring di rumah, para guru atau tenaga pengajar tetap hadir menyampaikan mata pelajaran atau bidang studi masing - masing kepada peserta didik berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan dan diatur pihak sekolah.

Sementara itu, Kepala SMPS Pencawan Medan Siti Azizah menjelaskan, pihaknya meliburkan siswa/i belajar tatap muka di sekolah menjadi belajar daring di rumah selama 4 hari (17, 19, 20 dan 21 Oktober 2026) mengantisipasi kabut asap yang menyelimuti Kota Medan.

Hal itu, lanjutnya sesuai instruksi dari Yayasan Pendidikan Nasional (YPN) Masty Pencawan Medan guna menindak lanjuti Kebijakan Strategi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut Alexander Sinulingga SSTP MSi.

Sementara Kepala SDS Santo Joseph Pemuda Medan Agustinus Purba menyebutkan, pihaknya meliburkan sekolah tatap muka siswa/i nya menjadi belajar daring di rumah juga selama 4 hari (17, 19, 20 dan 21 Oktober 2026) sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan.

"Peserta didik diwajibkan belajar daring sesuai roster atau jadwal yang ditentukan sekolahnya. Sedangkan para guru diimbau untuk memberikan materi pembelajaran secara proporsional dan tidak memberatkan beban siswa/i," sebutnya.

Terpisah Kepala SMAN 3 Medan Susianto SPd MSi Kepala SMAN 15 Medan Gokman Sianturi SPd MSi dan Kepala SMAN 17 Medan Jusuf Ginting menjelaskan, sesuai instruksi Kadisdik Sumut Alexander Sinulingga guna mengantisipasi kabut asap di Kota Medan, pihaknya meliburkan belajar tatap muka siswa/i di sekolah dan dialihkan belajar daring di rumah selama 4 hari, 16, 18, 19 dan 21 Oktober 2026).

Para kepala sekolah (Kepsek) tersebut meliburkan peserta didik belajar di sekolah yang selama ini secara luring menjadi daring berdasarkan petunjuk teknis Kepala Dinas Pendidikan Sumut untuk menjaga kesehatan siswa/i atau peserta terkait situasi terkini akibat kabut asap menyelimuti Kota Medan. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HT Erry Nuradi: Posisi Paslon Jokowi-Maˊruf di Medan Mengkhawatirkan, Ajak Koalisi Kerja Keras
Denai, Helvetia Sama Ingin Juara di Porkot Medan X
Polrestabes Medan Ringkus 2 Pemasok Ekstasi ke Lokasi Hiburan Malam
Ayen Terluka Parah Ditikam OTK di Medan
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru