Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 17 Juni 2026

Panwas: Pemutakhiran Data Pemilih Lambat

- Selasa, 04 Agustus 2015 10:46 WIB
327 view
  Panwas: Pemutakhiran Data Pemilih Lambat
Medan (SIB)- Proses pemutakhiran data pemilih yang dilaksanakan KPU dinilai amburadul. Indikasinya, hingga saat ini hasil pemutakhiran yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang direkrut KPU masih minim meski prosesnya telah berlangsung sejak 15 Juli lalu.

Ketua Panwas Pilkada Medan Raden Deni Atmiral mengungkapkan, berdasarkan laporan sementara hasil pengawasan oleh jajaran pengawas di kecamatan dan kelurahan, pengawas menemukan pemutakhiran masih dilakukan terhadap segelintir pemilih.

Bahkan, masih ada kelurahan yang sama sekali belum melakukan pencocokkan dan penelitian (coklit) data pemilih. "Kami melihat proses pemutakhiran ini sangat lambat, padahal waktu pemutakhiran ditenggat hingga 19 Agustus ini," kata Raden di sela diskusi pengawasan bersama jajaran Panwascam, di Sekretariat Panwas Jalan Sakti Lubis Gang Bengkel No 9, Senin (3/8).

Dikatakannya, dari laporan Panwascam, bahkan masih ada kelurahan yang sama sekali belum melakukan coklit padahal proses coklit sesuai jadwal berlangsung dari 15 Juli-19 Agustus. Selain itu, kata Raden, jajaran pengawas menemukan PPDP menggunakan DPT Pilpres. Padahal seharusnya, data pemilih yang digunakan adalah DP4 (data pemilih potensial Pemilu), hasil analisi dan sinkronisasi dengan DPT terakhir.

Dalam diskusi tersebut juga terungkap bahwa di beberapa kelurahan, Panwascam juga merekomendasikan agar PPS yang tak bekerja maksimal untuk diberhentikan. Hal ini seperti yang terjadi di Medan Tembung dan beberapa tempat lainnya.

Ketua Panwascam Medan Tembung Amas Anan Siregar mengatakan, mereka merekomendasikan pemecatan terhadap PPS di dua kelurahan yakni Sudirejo dan Bandarselamat. "Mereka tak bekerja sama sekali, indikasinya data pemilih sama sekali belum termutakhirkan," kata Amas.

Persoalan lain juga terlihat di Kecamatan Belawan. Ternyata proses pemutakhiran itu tidak maksimal. "Setelah kita kroscek dengan sampling, kami masih menemukan pemilih ganda meski sudah dimutakhirkan," kata anggota Panwascam Medan Belawan Marihot. (A18/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru