Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Leicester Kini Jadi Buah Bibir di Dunia

* Tanpa Vardy Berdampak Besar Bagi Leicester
- Minggu, 24 April 2016 18:39 WIB
233 view
Leicester Kini Jadi Buah Bibir di Dunia
Leicester (SIB)- Leicester City punya peluang bagus menjuarai Premier League dan hal tersebut sudah membuat The Foxes kini dibicarakan dunia.
Saat ini Leicester memuncaki klasemen dengan keunggulan lima angka atas Tottenham Hotspur di posisi dua, ketika musim menyisakan empat laga lagi.
Jika berhasil melakukannya maka itu akan menjadi pencapaian tersendiri buat Leicester, yang dalam sejarahnya baru pernah menjadi runner-up liga divisi teratas Inggris pada musim 1928-29 silam.

"Di Argentina dan Amerika Selatan, orang-orang membicarakan Leicester. Di seluruh dunia, orang-orang kini bicara tentang Leicester," ucap penyerang Leicester Leonardo Ulloa.

"Mereka menaruh sedikit perasaan pada tim, mengenai cara main kami. Itu berbeda. Ini adalah sebuah tim kecil yang bertarung dengan tim-tim besar.
"Tetapi kami tetap tenang, tak banyak memikirkan pertandingan. Kami tahu seberapa pentingnya pertandingan tersebut, tapi kami teap tenang, buat kami ini merupakan sebuah pekan yang biasa," tuturnya.

Sejak pergantian tahun baru satu kali Leicester gagal menambah poin, yaitu ketika kalah 1-2 di markas Arsenal pada pertengahan Februari lalu.
Dari awal Maret sampai bulan ini Leicester juga sempat mencatat lima kemenangan beruntun, sampai akhirnya berimbang 2-2 lawan West Ham United akhir pekan lalu, dengan Ulloa mencetak gol di menit-menit terakhir untuk memaksakan hasil seri tersebut.

Dengan topskorer Jamie Vardy akan menjalani hukuman pada akhir pekan, Ulloa akan menjadi salah satu opsi di lini depan untuk memulai pertandingan lawan Swansea City, Minggu (24/4).

"Saya tidak tahu apa akan main, tapi saya selalu siap. Saya senang main dengan rekan-rekan setim saya sekarang, berjuang dan memberi pilihan untuk membantu tim," kata Ulloa.

"Saya sempat tidak ngeh seberapa pentingnya, tapi setelah gol itu saya mulai merasakannya," lanjutnya mengenai gol penaltinya ke gawan Swansea pekan lalu. "Saya harap bisa terus memberi kontribusi penting buat tim."

Akan Berdampak Besar untuk Leicester
Leicester City harus tampil tanpa Jamie Vardy setidaknya satu laga. Manajer tim rival, Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino yakin dampaknya akan besar.
Vardy harus absen satu laga karena mendapatkan kartu merah --dua kartu kuning-- kala Leicester bermain imbang 2-2 kontra West Ham United lalu. Hukumannya bahkan masih bisa bertambah setidaknya satu laga lagi akibat aksi emosionalnya terhadap wasit.

Absennya penyerang 29 tahun itu jelas merugikan Leicester. Sejauh ini dua sudah tampil tajam dengan mengoleksi 22 gol, hanya kalah dari Harry Kane (24 gol) di daftar pencetak gol terbanyak. Dengan jumlah gol itu, Vardy berkontribusi 38% dari total gol yang dicetak Leicester.

Pochettino termasuk salah satu yang percaya bahwa Leicester akan kerepotan dengan absennya Vardy, terlepas pernyataannya ini juga bisa dianggap sebagai bentuk psy-war dalam rangka persaingan gelar.

"Saya rasa itu akan punya dampak besar terhadap Leicester karena Vardy adalah salah satu pemain terbaik di Premier League," kata Pochettino.
"Leicester punya pemain-pemain yang sangat bagus dan para pemain berbeda yang bisa bermain dengan cara yang sama seperti Vardy, tapi dia adalah salah satu penyerang terbaik di liga ini," tambahnya.

Sementara di kesempatan lainnya, manajer Leicester Claudio Ranieri optimistis absennya Vardy bisa diatasi dengan baik oleh timnya.
"Tanpanya, saya tidak punya Vardy lainnya. Tapi tanpanya, saya yakin kami tetap bisa melakukan sesuatu yang spesial," ujarnya. (Detiksport/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru