Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026
SEABA U-18 Championship for Men di Medan

Indonesia Kalah Dramatis atas Thailand

- Selasa, 26 April 2016 12:16 WIB
353 view
Medan (SIB)- Tim nasional basket Indonesia harus tertunduk lesuh usai takluk secara dramatis atas Thailand dalam lanjutan Southeast Asia Basketball (SEABA) U-18 Championship for Men di GOR Lanud Polonia, Senin (25/4) malam. Dalam laga itu, pasukan Ali Budimansyah menyerah setengah bola 56-57 atas lawannya.

Tim asuhan Ali Budimansyah menurunkam Titoaji, Otto, Arigho, Nikolas serta Darnawan sebagai starting. Di kuarter awal, Indonesia sudah tertinggal 5 poin melalui jump shoot Pamanne serta three points Suwan. Indonesia coba bangkit namun masih terkesan terburu-buru dalam melakukan serangan.
Darmawan sempat memperkecil angka lewat tembakan dua angkanya. Meski demikian Indonesia akhirnya tertinggal 10-18 menutup kuarter tersebut.

Kuarter kedua permainan Merah Putih semakin kacau. Sejumlah passing kerap salah sehingga mampu direbut lawan. Begitu juga tembakan tiga angka dari Suhendra yang masih gagal. Praktis Indonesia hanya mengandalkan fast break untuk mencetak angka. Keadaan itu dimanfaatkan betul oleh Thailand yang bermain cukup disiplin dengan pola penyerangan yang terorganisir. Thailand pun semakin menjauh dengan skor 19-35.

Kuarter selanjutnya, Indonesia mencoba bangkit dan meminimalisir kesalahan-kesalahan. Three points Darmawan serta lay up cantik dari Arghi membuka asa tersebut untuk mendekatkan skor. Tim Indonesia perlahan mengimbangi permainan lawan.

Indonesia kembali menjaga jarak setelah foul dilakukan Thailand. Darmawan dengan tenang melakukan tiga kali free throw. Skor menjadi 27-37 masih untuk Thailand. Namun Negara Gajah Putih itu kembali menunjukkan kualitasnya. Skor pun kembali menjauh usai Jamsawad dan Suwan melesakkan poin lewat lay up.

Setelah itu, pebasket asal Sumut Juan Harsab Maulana kembali mencetak angka untuk Indonesia. Disusul tembakan dua angka dari Ray dan rebound Nathan. Namun three points Suwan di akhir kuarter kembali menjauhkan skor. Thailand masing unggul 41-52.

Di kuarter empat, tempo permainan semakin meningkat. Indonesia membuka skor terlebih dahulu melalui lay up Nikolas. Setelah itu terjadi kejar-kejaran angka. Indonesia mampu menyamakan skor dua menit sebelum laga berakhir melalui three points Arigji serta tambahan dua poin dari Nikolas.

Suporter semakin histeris. Sementara Coach Ali Budimansyah semakin gelisah di pinggir lapangan. Empat detik jelang laga usai, kedudukan Indonesia tertinggal setengah bola 56-57. Bola terakhir dikuasai Indonesia namun belum mampu mencetak angka dan Indonesia akhirnya menyerah secara dramatis.
Usai laga Pelatih Indonesia Ali Budimansyah mengatakan timnya telat dalam melakukan serangan. Kekecewaan tak lepas dari permainan kuarter pertama dan kedua yang kurang menggigit sehingga tim lawan bisa menguasai.

"Tapi di kuarter tiga dan empat saya respect sama perjuangan anak-anak. Tapi kita kalah di kuarter awal. Game plan buyar padahal kita lebih fresh dari mereka," ucap Ali.

"Untuk laga hari ini lawan Malaysia, mau tak mau kita harus menang jika ingin di posisi kedua. Ini masalah pride, dan saya mau anak-anak tampil full court sejak kuarter satu," tambahnya. (A21/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru