Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026
Jaya Raya Mencari Juara Dunia Penerus Markis Kido

76 Pebulutangkis Bersaing Menuju Singapura

- Selasa, 10 Mei 2016 18:59 WIB
373 view
76 Pebulutangkis Bersaing Menuju Singapura
SIB/Christopel Naibaho
Ketua Umum PB Jaya Raya yang juga mantan juara All England, Rudi Hartono dan pengurus serta pebulutangkis nasional diabadikan bersama peserta seleksi bulu tangkis bertajuk "Menjaring Juara Dunia Masa Depan" di GOR PBSI Sumut, Senin (9/5). Tampak juga da
Medan (SIB)-  Klub Jaya Raya mencari pebulutangkis muda dalam rangkaian 'Menjaring Juara Dunia Masa Depan' di GOR PBSI Sumut selama tiga hari mulai 9-11 Mei 2016. Ajang ini diikuti 76 pebulutangkis muda dengan kelompok U-11 (kelahiran 2006) dan U-13 (kelahiran 2004).

Adapun para juara masing-masing kelas akan diberangkatkan menuju Singapura untuk bertanding di kejuaraan junior. Seleksi dipastikan berlangsung ketat karena peserta yang hadir bukan hanya dari Sumatera Utara saja, melainkan dari Aceh, Riau, Sumatera Barat dan Jambi.

Ketua Umum PB Jaya Raya Rudi Hartono dalam sambutannya mengatakan ajang tersebut sebagai bentuk kepedulian akan prestasi bulu tangkis Indonesia di tingkat dunia. Langganan genggaman emas Indonesia di kejuaraan bukutangkis tingkat dunia harus dijaga.

"Misi kita untuk meneruskan tradisi Indonesia menjadi juara dunia dan kembali meraih medali emas Olimpiade. Mudah-mudahan harapan itu kembali melalui ajang penjaringan ini," ucapnya pemegang juara 8 kali juara All Enggland itu sebelum membuka ajang tersebut.

Lanjut Rudi, fokus Jaya Raya menghasilkan pebulutangkis kaliber dunia sudah dibuktikan melalui prestasi yang sudah diraih seperti Olimpiade, Asian Games, SEA Games, Kejuaraan dunia, All England dan lainnya yang direbut beberapa nama seperti Susi Susanti, Toni Gunawan, Candra Wijaya  Markus Kido, Hendra Setiawan, Greydia Polii dan lainnya. "Saya latihan mulai umur 8 tahun. Dan usia 18 tahun sudah juara All England. Ya sudah 8 kali juara di All England," katanya memotivasi.

Ketua Harian PB Jaya Raya Imelda Wiguna menambahkan, dasar digelarnya ajang ini melihat kebangkitan bukutangkis negara lain, yang sudah dimulai lima tahun lalu dengan menyiapkan pebulutangkis belia.

"Fokus utama bagaimana atlet junior harus ada lewat pembinaan yang baik. Nantinya ada 4 atlet yang juara akan dipantau lagi sembari dibina untuk pertandingan di Singapura," ucapnya.

Sedangkan Ketua Umum Pengprov PBSI Johanes IW mengatakan, kiranya apa yang menjadi visi dan misi PB Jaya Raya dapat lahir dari seleksi ajang tersebut sehingga menjadi motivasi bagi klub dan juga atlet. "Kalian harus bisa menjadi pahlawan bulutangkis Indonesia. Klub juga akan mendapat bantuan pembinaan selama 6 bulan. Ini kesempatan adik-adik, jangan disia-siakan," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Pebulutangkis Nasional Markis Kido berbagi cerita tentang tips dan trik untuk menjadi sang juara. " Kuncinya pasti latihan rutin. Sebelum pergi sekolah, latihan dulu. Setelah itu sorenya latihan lagi di klub," ucap Kido yang menghabiskan masa kanak-kanak di Kota Medan.

Dalam pembukaan seleksi Jaya Raya Menjaring  Juara Dunia Masa Dunia Masa Depan Indonesia itu turut hadir pebulutangkis nasional yang berprestasi hingga internasional yakni Ivana Lie, Rosiana Tandean, Firdasari dan lainnya. Hadir juga Wakil Ketua KONI Sumut Prof Agung Sunarno, Ketua KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani, Sekretaris Aswin serta lainnya. (A21/l)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru