Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026
Seleksi Terakhir Jaya Raya Mencari Juara Dunia

16 Pebulutangkis Masih Bertarung

- Rabu, 11 Mei 2016 12:27 WIB
334 view
16 Pebulutangkis Masih Bertarung
Imelda Wiguna
Medan (SIB)- Seleksi pebulutangkis PB Jaya Raya bertajuk "Menjaring Juara Dunia Masa Depan" di GOR PBSI Sumut sudah memasuki babak semifinal. Tercatat sebanyak 16 peserta dari masing-masing kategori akan kembali bertanding hari ini, Rabu (11/5) sekaligus partai final.

Adapun empat ketegori yang dimaksud, yakni tunggal usia dini putra, tunggal usia dini putri, tunggal anak-anak putra dan tunggal anak-anak putri. Empat peserta juara dari empat kategori tersebut nantinya berhak mendapatkan beasiswa Jaya Raya dan berkesempatan mengikuti tournament youth di Singapura.

Ketua Harian PB Jaya Raya, Imelda Wiguna mengutarakan para juara nantinya akan kembali dibina sebelum diberangkatkan mengikuti kejuaraan akhir 2016 mendatang. "Kita tetap akan pantau. Tapi sebelumnya kita kembalikan mereka ke klubnya masing-masing, namun tetap kita kasih semacam biaya pembinaan ke klubnya sebesar Rp 600 ribu per bulannya," ucap mantan juara All England 1979 itu didampingi Rosiana Tendean yang merupakan pasangannya di ganda putri merebut Emas SEA Games 1985.

Meski demikian, lanjut Imelda, beberapa pebulutangkis yang tidak lolos ke final nantinya tetap akan menjadi pertimbangan bagi tim pemantau Jaya Raya untuk kemudian direkrut menjadi atlet binaan klub tersebut. "Pastinya kita kemari punya misi dalam hal menjaring atlet-atlet berbakat. Ya kita lihat mana yang bagus akan kita kasih tawaran untuk dibina oleh Jaya Raya. Karena kita juga punya sekolah yang pastinya bisa mendukung cita-cita atlet tanpa meninggalkan pendidikannya. Dan itu semua gratis nantinya bisa sudah terpilih," katanya.

"Harapan kita atlet-atlet junior nantinya bukan hanya jadi atlet nasional, tapi lebih ke juara dunia," sambung Imelda.

Dijelaskannya, mimpi Jaya Raya pastinya bukan sekedar omong kosong. Terbukti saat ini Jaya Raya sudah memiliki 8 satelit untuk menciptakan atlet-atlet terbaik. Satelitnya ada 4 di Jakarta, serta ada di Probolinggo, Yogyakarta, Tasikmalaya dan Makassar.

"Mereka ditangani pelatih-pelatih yang cukup berpengalaman. Misalnya Firdasari, dia tangani  6 atlet. Belum lagi itu ditambah pelatih fisiknya. Jadi benar-benar fokus melatihnya. Kita juga terus concern kepada sport science serta bagaimana menjaga nutrisi kepada atlet," pungkasnya.

Ke-16 atlet masuk semifinal antara lain kategori Tunggal Usia Dini Putra: Gaga P (Sumbar)

M Nafiz (Aceh), M Zaki (Jambi), Tavio (Medan). Tunggal Usia Dini Putri: Viona (Sumbar), Maysarah (Medan), Nurul Tetra Junia Br Matondang (Labura), Nizura (Banda Aceh).

Tunggal Anak-anak Putra: Ridwan (Medan), Marsyahdid (Medan), Gaga Christian (Labura), Arya B (Medan). Tunggal Anak-Anak Putri: Zahra Dwi (Asahan), Rasdina (Medan), Richa (Deliserdang), Silvia (Medan). (A21/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru