Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Jokowi Minta Tim Thomas-Uber Habis-habisan, Raih Juara

* Target Juara Pantas Buat Indonesia
- Rabu, 11 Mei 2016 12:50 WIB
306 view
Jakarta (SIB)- Presiden Joko Widodo menerima atlet piala Thomas-Uber Indonesia yang akan bertanding di Kunshan, China pada 15-22 Mei. Kepada para atlet, Jokowi meyakini Indonesia akan menang.

"Kita semuanya sangat berharap nanti bisa betul-betul habis-habisan bertanding, sehingga kita bisa membawa kembali Thomas dan Uber ke Indonesia," ucap Presiden Jokowi dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakpus, Selasa (10/5).

Presiden Jokowi didampingi Menpora Imam Nahrawi dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Hadir sekitar 25 atlet yang akan bertanding. Mereka didampingi Ketum PBSI Gita Wirjawan, Waketum, Nusron Wahid, dan Fuad Basya. Menyertai rombongan Tim Thomas dan Uber Indonesia adalah serta Kepala Sub Bidang Pelatnas, Ricky Subagja, dan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky.

Presiden Jokowi berharap para atlet dapat mengembalikan kejayaan Indonesia di ajang Thomas dan Uber. Sebagaimana disampaikan Gita, Indonesia terakhir memenangkan piala Thomas tahun 2002 dan Uber tahun 1996.

"Jaga kekompakan, jaga semangat, feeling saya kita menang," ucap Jokowi optimistis.

"Aminn..." sahut para atlet dan pengurus PBSI.

Usai pertemuan, Gita mengatakan Indonesia sudah memenangkan Thomas sebanyak 13 kali, China 9 kali. Sementara piala Uber sudah menang 3 kali dan China 13 kali.

"Presiden berharap kita bisa menang di Thomas cup dan masuk 8 besar di Uber cup," ucap Gita.

Target Juara  Wajar Buat Indonesia
Mantan pemain nasional Alan Budikusuma menilai wajar dengan target yang dipasang PP PBSI pada Piala Thomas tahun ini. Juara bukan tidak mungkin diraih Indonesia dari Kunshan, China.

Indonesia dipatok untuk meraih gelar juara Piala Thomas. Satu modal bagus dimiliki Hendra Setiawan dkk. usai menjadi kampiun pada Kejuaraan Beregu Asia yang sekaligus merupakan kualifikasi putaran final di Hyderabad, India pada bulan Februari.

Pada putaran final nanti Indonesia tergabung dalam Grup B bersama India, Thailand, dan Hong Kong. Di atas kertas, Indonesia relatif lebih diunggulkan untuk menjadi juara grup.

"Target yang ditentukan PBSI ini bukan sesuatu yang tidak bisa dicapai, sebaliknya bisa dicapai. Di atas kertas hanya China yang akan jadi ancaman. Menghadapi Taiwan, Thailand, Denmark, atau bahkan juara bertahan Jepang, kita masih di atas angin," kata Alan.

"Para pemain muda di sektor tunggal ini menunjukkan grafik yang terus meningkat. Setelah tiga bulan berjalan sejak kualifikasi saya yakin mereka lebih siap untuk tampil di putaran final ini. Komposisi sektor ganda malah lebih meyakinkan dengan kita mempunyai dua pasang ganda putra yang cukup kuat.
Head to head Angga Pratama/Ricky Karanda dengan ganda kedua negara-negara yang bakal jadi lawan masih lebih unggul.

"Dalam sisa waktu yang ada yang terpenting adalah para pemain ini harus dijaga jangan sampai sakit dan cedera. Selain itu PR pelatih agar para pemain tetap enjoy dan rileks. Jangan sampai ada kesan ketakutan dan terbebani dengan lawan dan target yang dipasang," tutur suami Susy Susanti itu.

Indonesia memang sudah terlalu lama gagal meraih Piala Tomas. Terakhir kali trofi itu bisa diboyong ke Indonesia di tahun 2002 di Guangzhou, China.
(detiksport/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru