Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Sunderland: Selamat dari Degradasi Seperti Juara Premier League

* Paling Lama di Zona Merah
- Jumat, 13 Mei 2016 14:20 WIB
283 view
Sunderland: Selamat dari Degradasi Seperti Juara Premier League
Sunderland (SIB)- Sunderland sudah memastikan diri bertahan di Premier League. Pencapaian itu disebut terasa seperti menjadi juara Liga Inggris.
Saat melakoni pertandingan di Stadium of Light, Kamis (12/5), Sunderland memetik kemenangan dengan skor akhir tiga gol tanpa balas saat melawan Everton.

Gol-gol dalam pertandingan itu dicetak oleh Patrick Van Aanholt dan Lamine Kone (dua gol). Dengan tambahan tiga angka ini, Sunderland kini ada di posisi 17 dengan raihan 38 poin.

Raihan poin ini berjarak empat poin dari Norwich City yang ada di posisi 18 klasemen. Dengan Liga Inggris tinggal menyisakan satu pertandingan, koleksi angka Sunderland sudah tak bisa dikejar oleh The Canaries.

Penggawa Sunderland, Jan Kirchhoff, menyebutkan bahwa pencapaian tim kali ini terasa luar biasa.

"Ini sangat menyenangkan, nyaris seperti memenangi sebuah gelar juara," kata Kirchhoff.

"Kami melewati bahaya dan situasi yang sulit serta akhirnya bisa menggenggamnya. Kami bermain bagus malam ini. Kami semua bekerja keras, kami semua percaya bahwa kami bisa bertahan di liga yang kami semua punya kualitas untuk bermain di Premier League dan itu tadi yang kami tunjukkan," tegasnya.

Paling Lama di Zona Merah
Sunderland adalah tim yang paling lama menempati zona degradasi di Premier League musim ini. Tapi mereka berhasil selamat.

Sunderland berhasil menyelamatkan diri dari jeratan degradasi setelah menang telak 3-0 atas Everton.

Dengan tambahan tiga poin, mereka kini ada di posisi 17 dengan nilai 38 dari 37 pekan. Torehan itu tak akan mampu dikejar oleh Newcastle United dan Norwich City dengan satu pertandingan tersisa.

Newcastle dan Norwich sampai saat ini tertinggal empat poin dari Sunderland dan itu membawa mereka turun ke Championship musim depan. Keduanya menyusul Aston Villa yang lebih dulu memesan tempat di divisi tersebut.

Menariknya, dibandingkan ketiga rivalnya dalam persaingan bertahan di Premier League, Sunderland justru merupakan yang paling lama di zona merah. Opta mencatat anak asuh Sam Allardyce melalui 237 hari di tiga terbawah.

Villa menjadi tim kedua yang menempati zona tersebut paling lama yakni dengan 229 hari. Berikutnya adalah Newcastle dengan 202 hari dan Norwich cuma 56 hari.

Keberhasilan Sunderland lolos dari degradasi ini tak terlepas dari perbaikan hasil sejak pergantian tahun. Di 17 laga sejak tahun baru, mereka cuma kalah empat kali dengan menang lima kali.

Ini jauh berbeda dengan hasil mereka di paruh pertama di mana mereka menelan 13 kekalahan di 20 pekan dan cuma menang tiga kali. Penyerang Sunderland Jermaine Defoe menyebut dukungan penggemar dan semangat tim jadi faktor utama keberhasilan bertahan di Premier League.

"Para penggemar mendorong tim untuk memenangi laga-laga. Rasanya luar biasa untuk bisa bertahan lagi dan saya senang," katanya.

"Kalau Anda melihat tim-tim besar selama bertahun-tahun, segalanya adalah soal semangat tim dan kebersamaan. Hal utamanya sejauh ini adalah semangat tim."

"Malam ini yang terpenting adalah tampil rileks dan tidak kecolongan. Gol pertama sudah membuat kami nyaman," katanya. (detiksport/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru