Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Kemenpora Gembira Pencabutan Sanksi Fifa, PSSI Bersyukur

- Minggu, 15 Mei 2016 15:52 WIB
254 view
Jakarta (SIB)- Kemenpora menyambut gembira pencabutan sanksi FIFA bagi pesepakbolaan nasional yang diputuskan pada Kongres FIFA di Mexico, Jumat malam (13/5) Waktu Indonesia Barat dengan harapan mampu mendorong pesepakbolaan nasional lebih baik.

"Pemerintah tentu saja menyambut gembira, dan berharap keputusan itu dapat mendorong persepakbolaan nasional lebih baik khususnya dari aspek pembenahan tata kelola organisasi, pembinaan usia diri serta transparansi," kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto di Jakarta, Sabtu.

Tidak hanya pembenahan tata kelola organisasi, pria yang juga Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu berharap dengan pencabutan sanksi FIFA diharapkan mampu memperbaiki hubungan semua pemangku kepentingan terkait persepakbolaan nasional.

Menurut dia, pencabutan sanksi FIFA ini terjadi tidak lepas dari kondusifnya hubungan Indonesia dengan federasi sepak bola dunia yang dipimpin oleh Gianni Infantino tersebut. Bahkan komunikasi yang dibangun berjalan dengan baik termasuk pengiriman delegasi Indonesia ke FIFA.

Dengan agenda yang jelas, dua delegasi Indonesia yaitu Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir dan Ketua Tim Ad-Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar akhirnya bisa diterima FIFA di Swiss, 26 April dengan agenda utama untuk menjelaskan permasalahan sepak bola nasional.

Dalam pertemuan tersebut serta dalam surat yang dikirimkan ke Mensesneg Pratikno ditekankan pentingnya pencabutan keputusan pembekuan PSSI oleh pemerintah sebelum FIFA mempertimbangkan pencabutan sanksi yang telah ditetapkan sejak 30 Mei 2015. Dan ternyata himbauan FIFA direspon baik pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo.

"Tentu saja keputusan FIFA terhadap Indonesia ini tidak lepas juga dari kontribusi positif PSSI melalui delegasinya yang menghadiri Kongres FIFA di Mexico untuk memperjuangkan masalah ini," kata Gatot menambahkan.

Secara umum, kata dia, seluruh proses menunjukkan jika keputusan FIFA merupakan hasil kerja yang sinergis dari semua pihak terutama setelah Presiden Joko Widodo memberikan "clear directive" sejak adanya situasi yang kondusif di FIFA.

Dengan adanya pencabutan sanksi FIFA bisa dipastikan Indonesia tidak lagi dikucilkan dalam pesepakbolaan internasional. Apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Youth Games 2017 dan Asian Games 2018 yang salah satu olahraga yang dipertandingkan adalah sepak bola.

PSSI BERSYUKUR
Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan bersyukur atas keputusan FIFA yang mencabut sanksi kepada Indonesia lewat Kongres Tahunan FIFA yang ke-66 di Meksiko, Jumat (13/5).

Hinca bersama Sekjen PSSI Azwan Karim yang menjadi utusan PSSI untuk menghadiri Kongres tersebut mengatakan Presiden FIFA Gianni Infantino mengucapkan selamat kepada Indonesia yang kembali bergabung ke FIFA.

"Rapat dewan FIFA memutuskan mencoret agenda untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Rapat selesai jam 9 pagi. Langsung diimplementasikan ke agenda kongres dengan mencoretnya dari anggota kecuali Kuwait dan Benin," kata Hinca seperti dikutip dari website www.pssi.org, Sabtu.

Hinca mengungkapkan ketika PSSI diumumkan menjadi keluarga besar FIFA, ia spontan berdiri. "Saya sangat emosional. Emosional karena saat dihukum FIFA tanggal 30 Mei 2015 saya berada di dalamnya dan sekarang 13 Mei 2016, saya yang pimpin bersama Sekjen sebagai pelaku dan saksi pencabutan sanksi itu," katanya.

Wakil ketua umum PSSI ini juga mengatakan bahwa surat FIFA sudah diterima dan dirinya akan membawa langsung ke Jakarta.

Hinca juga mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat Indonesia dan sanksi yang dijatuhkan FIFA dapat dijadikan sebagai pelajaran berharga dan jangan pernah terulang lagi.

"Mari bergandengan tangan perbaiki tata kelola sepak bola Indonesia. Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kami tuntaskan pekerjaan ini untuk mengembalikan Timnas dan anak-anak Indonesia bermain sepak bola lagi," katanya.

Dalam kesempatan ini, Hinca juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mencabut SK Pembekuan kepada PSSI.

"Terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah Indonesia yang menyadari keadaan yang terjadi dan bersedia mencabut keputusan pembekuan PSSI," katanya. (Ant/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru