Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Futsal-Badminton PEMULA Digelar, FKUB Sumut Minta Makin Banyak Kegiatan Rajut Kebangsaan

- Kamis, 03 Agustus 2017 13:11 WIB
577 view
Futsal-Badminton PEMULA Digelar, FKUB Sumut Minta Makin Banyak Kegiatan Rajut Kebangsaan
SIB/Dok
FUTSAL-BADMINTON PEMULA: Persaudaraan pemuda lintas agama (PEMULA) menggelar turnamen futsal dan badminton di Cemara Sport Center, Sabtu - Minggu, (29 - 30/7). Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Al Ustadz DR Maratua Simanjuntak Lc didampingi Anton
Medan (SIB) -Persaudaraan pemuda lintas agama (PEMULA) menggelar turnamen futsal dan badminton di Cemara Sport Center, Sabtu-Minggu (29-30/7).
Kegiatan dua hari yang diikuti seluruh pemuda lintas agama di Sumut itu dibuka Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Al Ustadz DR Maratua Simanjuntak Lc.

Dalam sambutannya, Maratua Simanjuntak mengapresiasi kegiatan yang dilakukan atas dasar persaudaraan lintas agama yang berujung pada saling pengertian antar umat beragama. "Lebih banyak lagi adakan kegiatan kebangsaan seperti ini. FKUB Sumut mengapresiasi dan mendukung penuh. FKUB Sumut mendorong institusi kebangsaan lainnya memberi dukungan," tambahnya.

Antonius Sianipar dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Sumut mengatakan, kegiatan diadakan PEMULA tak mencakup olahraga semata tapi kegiatan sosial, baik dalam skala intern maupun yang memassa. "Tiap agama mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha termasuk Khong Hu Chu memiliki program yang direalisir sesuai minat dan bakat masyarakat yang berkembang," tambah tokoh pemuda asal Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) Jalan Bambu Runcing Medan tersebut. "Kali ini dalam bentuk futsal dan badminton sebagai tuan rumah keluarga kami dari Buddha," tambahnya sambil mengatakan dalam tim futsal harus berisi perwakilan seluruh agama.

Cara demikian, ujar Anton Sianipar, memupuk persaudaraan dalam satu tim dan terbawa dalam kehidupan keseharian. "PEMULA sudah merealisir semangat antiapharteit yang tak diadopsi di seluruh dunia. Kami merealisir dalam nafas keindonesiaan," tegasnya.

Dalam kaitan kehidupan keindonesiaan, ujar Pastor Alexander Silaen OFMCap dari Komisi Pemuda Keuskupan Agung Medan, setiap kegiatan disetarakan dengan hari utama di Tanah Air. "Misalnya memasuki Bulan Kemerdekaan. Selain diskusi kebangsaan juga dikaitakan dengan permenungan soal keindonesiaan," ujar biarawan yang melayani di Gereja St Petrus Medan Timur tersebut.

Mengenai komposisi kepengurusan dalam bentuk sekretariat bersama diadakan secara berpindah sesuai keanggotaan PEMULA. Pernah memeringati Hari Pancasila, pada Kamis 1 Juni di Sekretariat Bersama (Sekber) PMVBI (Persaudaraan Muda-mudi Vihara Budayana Indonesia) Kompleks Grha Business Jalan Bambu II Medan.

Di kegiatan itu M Basir dari Pemuda Muhammadiyah menjadi pembicara untuk sharing kekeluargaan.

Antonius Sianipar menutup pertemuan dengan menggelorakan persaudaraan "PEMULA adalah wadah umat beragama dengan motto Demi Indonesia Jaya dalam keberagaman," tutupnya

Hadir di kegiatan itu antara lain Sini Wasen dari Hindu, James Ambarita - Kristen (PGI), Antoni Sianipar, Alexander Silaen OFMCap - Katolik, Novetita - Katolik, Aldi Tama Hudoyo - Sekber PMVBI - Persaudaraan Muda-mudi Vihara Budayana Indonesia. (rel/R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru