Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 17 September 2026

Jalan Berlubang dan Komunikasi Jadi Catatan Tour de Indonesia 2018

* Tour de Indonesia Lanjut dan Etape Bertambah
- Selasa, 30 Januari 2018 14:52 WIB
325 view
Jalan Berlubang dan Komunikasi Jadi Catatan Tour de Indonesia 2018
Denpasar (SIB) -Tuntas sudah perhelatan Tour de Indonesia (TdI) 2018. Ada sejumlah catatan untuk panitia pelaksana sepanjang jalannya perhelatan tersebut.

TdI tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri. Selain jadi momentum setelah vakum selama enam tahun, TdI juga naik kelas menjadi ajang balap sepeda road race dengan grande 2.1 UCI.

Digelar dalam empat etape, 25-28 Januari, TdI 2018 kini sudah memunculkan juara. Adalah Ariya Phounsavath yang menguasai purple jersey, tanda sebagai pebalap terbaik.

Tapi TdI 2018 juga bukannya tak punya cacat. Ajang balap sepeda jalan raya itu disarankan mampu menunjukkan kualitas seperti balapan 2.1 yang sebenarnya.

"Hotelnya bagus, makanannya enak, tidak ada komplain soal itu. Tapi, jalanan ada yang buruk, bergelombang," kata pebalap Laos yang bergabung dengan Thailand Continental Cycling Team, Ariya.

Catatan lain juga datang dari Race Director Sondi Sampurno. Dia mengakui TdI masih menyimpan kekurangan jika dibandingkan dengan balapan dengan grade serupa di negara lain.

"Tour de Indonesia ini sukses dari segi publikasi, pelaksanaan, dan keamanan. Tidak ada kecelakaan yang berbahaya. Pebalap Timnas Eritrea yang masuk rumah sakit (di etape ketiga) memang tidak bisa balapan lagi, namun kondisinya sudah membaik. Dia bisa pulang bersama-sama rekan satu tim ke negaranya," kata Sondi, Minggu (28/1).

"Yang lain-lainnya, jika dibandingkan dengan balapan 2.1 di negara lain, Tour de Indonesia ini masih kalah rapi. Pagarnya lebih banyak, parkirnya lebih rapi. Koordinasi antara bagian juga lebih sip. Komunikasi di sini belum berjalan dengan baik."

"Selain itu, jadwal tur negara lain juga tertata sangat rapi. Sejak pebalap bangun, bersiap, dan menuju race, atau kalau ada sampai detail mereka ke pelabuhan dan naik feri. Kami masih ada keterlambatan 30 menit karena koordinasi antara pengantaran dengan tim race belum berjalan dengan baik," tutur Sondi.

Dia mengakui sebagian jalanan yang bergelombang cukup mengganggu. Sebab, kecepatan rombongan sangat tinggi. Di samping itu, penutupan jalan juga masih kurang sempurna.

Dari catatan tim media, panitia pelaksana tak menyediakan radio tur di dalam kendaraan. Live streaming yang menajdi terobosan Tour de Indonesia juga bisu alias tanpa komentator sehingga informasi tak sepenuhnya sampai kepada penonton. Perbaikan sudah dilakukan pada etape keempat dengan sudah adanya komentator.

Sebagian besar tim peserta juga berharap agar Tour de Indonesia menambah jumlah etape tahun depan. Selain itu, mereka berharap agar undangan tak terlalu mepet. 

Tour de Indonesia Lanjut dan Etape Bertambah
Tour de Indonesia (TdI) 2018 berlangsung menarik dan seru. Sejumlah klub dan pihak lain pun berharap agar etape tahun depan bisa ditambah.

TdI 2018 digelar dengan empat etape, dari Yogyakarta sampai Bali. Dengan level 2.1, empat etape itu cukup menguntungkan peserta. sebab mereka tak perlu berlama-lama mendapatkan poin UCI yang cukup tinggi.

Akan tetapi, pelaksanaan empat etape ini dinilai terlalu pendek sebagai gelaran 2.1. Manajer tim dan pelatih berharap agar etape perlombaan Tour de Indonesia bertambah.

"Etape Tour de Indonesia perlu ditambah tahun depan. Tidak perlu drastis, namun cukup satu demi satu etape," kata Race Director TdI Sondi Sampurno.

Bupati Banyuwangi Azwar Anas mengharapkan hal serupa dan siap jika ada 2-3 etape di wilayahnya. Anas juga mengusulkan sirkuit race dan satu etape TdI melewati kabupaten lain di sekitar Banyuwangi. Ia pun tak keberatan kalau TdI berakhir di Banyuwangi.

Mohammed Mehrab Al Sabagh, penyelenggara Tour Dubai dan Abu Dhabi Tour, memiliki pendapat tidak jauh berbeda. Dia berharap agar TdI bisa bergulir lebih dari empat hari.

"Saya berharap agar TdI berlanjut dan bergulir lebih dari empat hari. Saya berharap bsia kembali ke sini sehingga bsia melihat Indonesia lebih luas lagi," ujar dia. (detikSport/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru