Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Momentum Bangkitnya Pebulutangkis Muda Sumut Lewat DAO 2020

* Kejuaraan Diikuti 565 Peserta dari 80 Klub se-Indonesia
Redaksi - Rabu, 26 Februari 2020 17:01 WIB
184 view
Momentum Bangkitnya Pebulutangkis Muda Sumut Lewat DAO 2020
Foto SIB/Christopel Naibaho
BERTANDING: Para atlet saat bertanding pada babak penyisihan DAO 2020 di GOR PBSI Sumut, Selasa (25/2). 
Medan (SIB)
Kejuaraan bulutangkis bertajuk Daihatsu Astec Open (DAO) 2020 di Medan dimulai, Selasa (25/2). Event yang merupakan kalender resmi PBSI dan masuk dalam kategori Sirkuit Nasional (Sirnas) tipe B ini digelar 25-29 Februari di GOR PBSI Sumut.

Ketua Umum Pengprov PBSI Sumut, Suripno Ngadimin, berharap melalui event ini mampu mengangkat serta membangkitkan semangat para atlet Sumut dalam bertanding. Dia ingin atlet dari Sumut memanfaatkan even ini sebaik-baiknya untuk menambah pengalaman.

Dikatakannya, DAO kali ini bersifat nasional. Berbeda dari tahun lalu yang dibuat skala internasional dengan peserta dari luar negeri, seperti Thailand dan lainnya. "Tahun lalu kita buat bertaraf internasional, kurang peminatnya dari lokal (Sumut). Peserta dari Indonesia hanya 300-an dan sisanya dari luar negeri dengan gotal peserta tahun lalu 500-an peserta. Makanya tahun ini dibuat (taraf) nasional saja tapi peserta sampai 500-an," ungkapnya.

"Atlet Sumut ini mentalnya masih kurang. Hadapi dari Jawa saja sudah takut, apalagi dari luar negeri. Maka dari itu event tahun lalu jadi pelajaran tahun ini. Mari kita bangkit. Sebab barometer keberhasilan seseorang tak hanya dari peringkat. Tapi dari semangat, percaya diri dan doa. Kalau semangat pasti mentalnya kuat," terangnya.

Sementara Wakil Ketua KONI Sumut, Prof Agung Sunarno yang turut hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi atas terselenggaranya turnamen bergengsi ini. KONI juga memberi aplaus sebesar-besarnya dengan kegigihan dan pengorbanan Suripno Ngadimin dalam revitalisasi sarana dan prasarana.

"Pastinya kita terima kasih kepada PBSI adakan event seperti ini, karena ini awal yang baik. Mungkin dari sini tercipta atlet-atlet potensial. Misalnya hasil dari kategori U-17 ini berpotensi untuk kita persiapkan bagi tim Sumut di PON 2024. Dan ini awal yang baik," harapnya.

"Selain itu dengan semangat yang ditunjukkan oleh beliau (Suripno Ngadimin) dapat dijadikan role of model oleh pengprov-pengrov cabor lainnya. Sebab olahraga itu tidak hanya tentang atlet, tapi juga sarana dan prasarana pendukung juga perlu," lanjutnya.

Sementara Ketua Panitia Lokal DAO 2020 Medan, Dody Sayendra mengatakan bahwa event tahun ini diikuti sebanyak 565 peserta dari 80 klub dari seluruh Indonesia, termasuk dari klub-klub Jawa. Selain Sumut dan Jawa, juga ada dari provinsi lainnya seperti Aceh, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan lainnya. Event ini mempertandingkan empat kategori yakni usia dini (U-11), anak-anak (U-13), pemula (U-15) dan remaja (U-17). (R20/q)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru