Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 25 Juni 2026

Tak Ada Jaminan Semuan Atlet Terdaftar Berangkat ke Asian Games

- Kamis, 06 Februari 2014 14:12 WIB
394 view
Tak Ada Jaminan Semuan Atlet Terdaftar Berangkat ke Asian Games
SIB/int
Jakarta(SIB)- Tim Seleksi Satlak Prima telah menyelesaikan tugasnya memilih 149 atlet dari 19 cabang olahraga terpilih, Selasa (4/2), kemarin. Namun itu tak menjamin, semua atlet bakal berangkat ke Asian Games 2014.

Dari 149 atlet yang sudah dipilih, pada sepanjang Februari sampai Maret ini akan dilakukan penyaringan lebih lanjut. Satlak Prima akan menggelar tes yang terdiri dari enam hal yakni sport medicine, nutrisi, perfomance, kepelatihan, psikologi, dan biomekanik. Dari hasil tes tersebut akan didapat atlet yang dianggap benar-benar terbaik di nomornya.

"‎Total atlet yang lolos sekarang 149, itu di luar sepakbola. Hasil ini berdasar pada cabang prestasi yang sudah diseleksi dari PP/PB cabor, yang akhirnya masuk kriteria tim seleksi dan Dewan Satlak Prima. Tapi nanti dalam waktu Februari sampai Maret, mereka (atlet terpilih) ini bakal mengikuti tes lagi. Seperti tes kesehatan, dan lainnya," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Djoko Pekik kepada detiksport, Rabu (5/2/2014).

Dijelaskan Djoko, proses panjang ini dilakukan bukan tanpa alasan. Menurutnya, Asian Games adalah multievent yang tidak sembarangan. Artinya, atlet yang dipersiapkan tidak asal baik saja, tapi benar-benar yang terbaik. Terlebih, target yang dicanangkan pemerintah cukup tinggi, yakni masuk 10 besar Asia.

"Makanya, kalau ternyata pada tes kesehatan atlet ini tidak lolos, ya tidak akan kita masukkan. Meski, kemarin dia prestasinya dapat emas, dan sudah di buat Surat Keputusan (SK)-nya per 1 Februari, tidak akan kita loloskan. Soalnya namanya prestasi kan pasti menurun, sementara di Asian Games bukan hanya prestasi saja yang dilihat, kesehatan, mental, dan lainnya harus dalam kondisi bagus juga," katanya.

Hal ini tentu berdampak pada jumlah atlet yang dipastikan bakal berkurang. Namun, tidak pada cabang olahraganya.

"Kalau cabangnya engga mungkin bertambah atau berkurang, kalau sudah masuk di tim seleksi, ya 20 cabang itu. Berbeda dengan kuota atlet, kemungkinan berkurang bisa saja terjadi," terangnya.

Untuk itu, Djoko menghimbau, agar 149 atlet terpilih, mulai mempersiapkan diri pada tes tersebut. "Karena sebenarnya SK yang benar-benar final itu, SK per 1 April. Artinya, kalau semuanya sudah memenuhi kriteria seperti prestasi, kesehatan, fisik, psikologi, dan lainnya, si atlet ini akan di SK-an lagi, persis seperti SK per 1 Februari," tutupnya.(detikSport/OL2)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru