Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Perserosi Keluhkan Ketiadaan Lintasan Sepatu Roda Standar Nasional

*mantapkan Persiapan untuk Lolos ke PON 2016
- Sabtu, 11 April 2015 12:02 WIB
351 view
 Perserosi Keluhkan Ketiadaan Lintasan Sepatu Roda Standar Nasional
Medan (SIB)- Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Sumut terus menggelar latihan rutin demi persiapan menghadapi Pra pon 2015. Namun, dalam persiapannya, meski Pelatda berjalan jangka panjang yang telah dimulai sejak bulan Juni 2014 lalu, diakui masih terbentur kendala dengan minimnya lintasan untuk bersepatu roda.

Ketua Umum Perserosi Sumut, Anthony Siahaan melalui Sekretaris Umumnya, Bagindo Alfisyahrin menjelaskan program Pelatda saat ini tetap berjalan dengan mengambil tempat latihan di Stadion Mini USU dan juga Apron Landasan Udara Polonia.

"Untuk lintasan kita sedang mengupayakan untuk memanfaatkan velodrome di daerah pancing untuk dijadikan lintasan sepatu roda. Hal ini sudah dibicarakan ke Dispora Sumut, namun pelaksanaanya kita belum dapat karena baru akan diusulkan ke DPRD SU pada Mei 2015," ujar Bagindo.

Yasir Gumanti yang merupakan pelatih di Perserosi bahkan mengakui  ketiadaan lintasan yang berstandar nasional sudah berlangsung puluhan tahun.

Dijelaskan Yasir, lintasan yang ada saat ini belumlah layak karena aspal terlalu kasar dan jarak lintasan yang belum mendukung.

"Aspalnya itu harus licin, karena itu yang dipakai dalam kejuaraan. Lagian kalau kasar begini, bisa buat cedera para atlet jika terjatuh," ucap Yasir ketika memimpin latihan di Stadion Mini USU.

Saat ini, Perserosi menyisakan sebanyak 12 atlet dari 25 atlet yang ada sebelumnya. Jumlah tersebut kemungkinan akan kembali dikerucutkan menjadi 8 atlet, 4 pria dan 4 wanita demi memantapkan persiapan pra pon dengan mengusung target meloloskan atlet sebanyak-banyak pada Pon 2016 di Jabar.

Untuk itu, atlet Perserosi dijadwalkan mengikuti latihan fisik setiap hari Selasa dan Kamis di lintasan Stadion Mini Usu dan dipimpin langsung oleh Sunandar sebagai pelatih fisik. Selain itu, setiap hari Rabu, Sabtu, dan Minggu para atlet menjalani latihan dengan bersepatu roda di lintasan Polonia.

"Kita rutin latihan agar target meraih medali tercapai untuk PON nanti. Setidaknya kita targetkan 2 medal emas, 2 perak, dan juga 2 perunggu," ujar Yasir. (Dik-CN/r)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru