Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Akademi PSMS Segera Dibentuk

- Sabtu, 30 Mei 2015 11:33 WIB
472 view
Akademi PSMS Segera Dibentuk
Medan (SIB)- Sebagai wujud nyata terhadap kepedulian perkembangan sepakbola di Sumut, khususnya di Medan. Manajemen PSMS di bawah kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Indra Sakti Harahap akan membentuk Akademi PSMS. Akademi yang dibentuk untuk merekrut pemain muda sebagai cikal bakal PSMS dan tim Garuda muda.

“Sebagai wujud nyata untuk menjadi kota Medan sebagai kota atlet dan PSMS menjadi ikon di kota ketiga terbesar di Indonesia. Manajemen PSMS segera membentuk akademi sepakbola PSMS Medan. Pembentukan yang dilakukan sesuai dengan arahan Ketum PSMS Indra Sakti Harahap,” ujar manager PSMS Ahmad Rivai Lubis di Medan, Jumat (29/5).

Ia mengatakan pembentukan akademi PSMS sebagai langkah strategis untuk membangun sepakbola di Sumut, khususnya di Medan. Perekrutan pemain dengan mencari pemain muda yang berbakat dan bertalenta. Tidak dipungkiri banyak pemain muda yang memiliki bakat dan potensi dalam sepakbola di beberapa kota di Sumut tidak terpantau. Adanya Akademi PSMS ini akan menjadikan tempat penyaluran bakat yang terpendam untuk menyalurkan skill yang dimiliki para pesepakbola muda Sumut, yang merupakan generasi dan cikal bakal menjadi skuad tim berjulukan Ayam Kinantan.

“Akademi PSMS ini menjadi wadah agar pesepakbola yang merupakan putra daerah tidak lagi harus membela klub lain, tetapi membela PSMS dalam setiap kompetisi. Tujuan dibentuknya Akademi PSMS ini sebagai wujud nyata kepedulian manajemen untuk memajukan PSMS di masa mendatang, sehingga kota Medan tidak kehabisan pesepakbola yang handal dan tangguh untuk mengharumkan kota Medan dalam kompetisi nasional maupun internasional.

Sementara itu, Wakil Manager PSMS Simson Siboro mengatakan terkait dengan pembentukan akademi PSMS, konsep yang digagas oleh manajemen PSMS mengedepankan konsep kekeluargaan dan kebersamaan dalam membangun sepakbola sejak usia dini, sehingga transparansi pengelolaan akademi ini tetap terjaga dalam pembinaan pemain muda secara berkesinambungan.

Dia menjelaskan, materi pembinaan akademi PSMS, tidak hanya semata mendidik bagaimana bermain sepakbola yang baik dan benar sesuai arahan dari pelatih, tetapi juga memberikan materi yang mencakup pembinaan mental atau psikologi pemain, pendidikan bahasa inggris, etika dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar pembinaan sepakbola ke depan membuat para pesepakbola bertambah wawasan.

Ditutur Simson, Akademi PSMS akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti Pemerintah, Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI), orang tua peserta akademi, guru, mahasiswa dan pengusaha muda untuk mengelola sepakbola modern dan peduli dengan perkembangan sepakbola di Medan.

Simson menambahkan hal ini dilakukan sebagai bentuk sinergisasi program pembinaan yang telah dilakukan PSSI selama ini. Dengan berhentinya kompetisi sepakbola nasional untuk sementara waktu bukan berarti pembinaan sepakbola juga ikut berhenti. “Manajemen PSMS memilih tetap untuk berbuat dan sesuai dengan koridor yang  telah ditetapkan PSSI. Semoga Akademi Sepakbola PSMS Medan ini nantinya akan berbuah manis bagi perkembangan sepakbola di kota Medan dan di Indonesia, dengan mencetak pesepakbola yang mampu bicara dalam pentas nasional dan menjadi incaran pelatih timnas untuk menjadi skuad Garuda muda di masa mendatang,” pungkasnya. (R10/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru