Bupati Humbahas Dorong Penguatan Ekonomi Desa melalui Pembangunan KDMP di Desa Parmonangan
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan P. Nababan SH MH melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperas
Dimensi psikologis elite politik semakin krusial dalam pengelolaan oposisi dan perbedaan pendapat. Juan J. Linz, dalam kajiannya mengenai kegagalan demokrasi, menunjukkan bahwa sikap elite yang tidak toleran terhadap oposisi merupakan salah satu faktor utama runtuhnya demokrasi. Elite dengan kecenderungan otoritarian sering mempersonalisasi kritik politik dan meresponsnya dengan delegitimasi atau represi. Praktik ini mengancam hak dasar warga negara (civil liberties) serta melemahkan mekanisme pengawasan antar-lembaga kekuasaan (checks and balances).
Dalam konteks Indonesia, hubungan antara psikologi elite politik dan kualitas demokrasi tidak dapat dilepaskan dari kerangka regulasi yang berlaku. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum masih menjadi dasar utama penyelenggaraan pemilu nasional. Regulasi ini dirancang untuk menjamin prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Namun, efektivitas aturan tersebut sangat bergantung pada sikap elite dalam mematuhi dan menafsirkan hukum secara demokratis, bukan semata-mata secara strategis.
Perkembangan penting lainnya adalah putusan Mahkamah Konstitusi yang menghapus syarat pencalonan presiden (presidential threshold). Putusan ini membuka ruang kompetisi politik yang lebih luas dan mengurangi dominasi elite tertentu dalam proses pencalonan. Dari sudut pandang psikologi politik, kebijakan ini menuntut kedewasaan elite dalam berkompetisi secara sehat serta kesiapan menerima pluralitas kandidat sebagai bagian dari demokrasi.
Selain itu, putusan Mahkamah Konstitusi mengenai pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah mulai tahun 2029, yaitu pemilu terpisah (separate elections), juga memengaruhi dinamika elite politik, khususnya di tingkat daerah. Masa transisi ini berpotensi menciptakan ruang negosiasi kekuasaan baru. Kualitas psikologis elite sangat menentukan apakah kekuasaan digunakan untuk menjaga stabilitas demokrasi atau justru dimanfaatkan secara oportunistik.
Aspek etika kekuasaan juga tidak dapat dilepaskan dari psikologi elite politik. Samuel P. Huntington menegaskan bahwa stabilitas politik sangat dipengaruhi oleh tingkat kemapanan lembaga politik (political institutionalization). Namun, institusi yang kuat pun dapat mengalami distorsi apabila elite yang mengelolanya memiliki orientasi kekuasaan yang pragmatis dan transaksional. Dalam hal ini, demokrasi berisiko terjebak dalam praktik patronase dan politik berbasis imbalan (clientelism).
Peningkatan kualitas demokrasi tidak cukup dilakukan melalui pembaruan regulasi dan desain kelembagaan. Demokrasi yang sehat membutuhkan elite politik yang matang secara psikologis, memiliki empati sosial, serta berkomitmen pada etika publik. Pendidikan politik, kaderisasi partai, dan sistem rekrutmen jabatan publik perlu diarahkan untuk membentuk elite yang tidak hanya cakap secara teknokratis, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan tanggung jawab demokratis.
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan P. Nababan SH MH melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperas
Simalungun(harianSIB.com)Polisi membekuk seorang mahasiswa terduga pengedar narkoba, di Kelurahan Cinta Jadi, Kecamatan Ujungpadang, Kabupat
Lubukpakam(harianSIB.com)DPRD Deliserdang sangat menyayangkan dan kecewa, karena pihak eksekutif (Pemkab Deliserdang) maupun perwakilannya t
Batubara(harianSIB.com)Kapolres Batubara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan,SH.MH memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) K
Tebingtinggi(harianSIB.com)Seorang wanita bernama Nita Ika Irawati Br Gultom (43) dikabarkan tewas diduga korban penikaman yang dilakukan R
Tapteng(harianSIB.com)Pesantren Tarbiyah Islamiyah ArRaudlatul Hasanah, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, menggelar kegiatan Pela
Medan(harianSIB.com)Garda Pemuda Partai NasDem Sumut protes keras pemberitaan Majalah Tempo edisi 1319 April 2026 yang dinilai sarat n
Palas(harianSIB.com)Polemik legalitas operasional PT Mega Daksina Persada mencuat ke publik setelah ratusan warga Desa Binanga menggelar aks
Medan(harianSIB.com)Respons cepat ditunjukkan Bagian Pengawas Penyidikan (Bag Wasidik) Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut dalam menindak
Humbahas(harianSIB.com)Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Humbang Hasundutan menggelar Rapat Kerja Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan I
Sibuhuan(harianSIB.com)Harga gas LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Padang Lawas hingga kini masih ditemukan dijual di atas Harga Eceran Te
Lubukpakam(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) mengimbau pengembang perumahan ma