Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

Integrasi Praktik Terbaik Pendidik dan Teknologi Pendidikan dalam Mewujudkan SDGs

Oleh: Benyamin Nababan SH SPd MM
Redaksi - Rabu, 08 April 2026 14:15 WIB
1.608 view
Integrasi Praktik Terbaik Pendidik dan Teknologi Pendidikan dalam Mewujudkan SDGs
(harianSIB.com/Dok)
Benyamin Nababan SH SPd MM

Pendidikan sebagai hak fundamental telah diakui dalam berbagai instrumen hukum internasional, termasuk Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Di tingkat nasional, komitmen terhadap penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas tercermin dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menegaskan pentingnya pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian SDGs menunjukkan bahwa pemerintah telah mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan strategis nasional. Kebijakan digitalisasi pendidikan yang terus dikembangkan juga mencerminkan upaya untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di era digital.

Implementasi integrasi antara praktik pendidik dan teknologi pendidikan masih menghadapi berbagai kendala. Kesenjangan digital menjadi salah satu hambatan utama, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur. Van Dijk (2020) menjelaskan bahwa kesenjangan digital tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan dalam memanfaatkannya secara optimal. Keterbatasan kompetensi digital pendidik juga menjadi tantangan yang signifikan. Banyak guru belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran secara efektif.

Tantangan lain berkaitan dengan aspek etika dan keamanan dalam penggunaan teknologi pendidikan. Pemanfaatan kecerdasan buatan dan data analitik memunculkan risiko terkait perlindungan data dan privasi peserta didik. Williamson (2021) menekankan bahwa digitalisasi pendidikan harus disertai dengan kebijakan yang menjamin transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan hak individu. Penguatan regulasi menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa teknologi digunakan secara bertanggung jawab dan beretika.

Diperlukan langkah strategis yang terencana dan berkelanjutan guna menjawab berbagai tantangan tersebut. Peningkatan infrastruktur digital menjadi prioritas utama dalam memastikan akses yang merata terhadap teknologi pendidikan. Pengembangan profesional pendidik perlu terus ditingkatkan melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Darling-Hammond (2022) menegaskan bahwa pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Penguatan kurikulum menjadi aspek penting dalam mendukung integrasi ini. Kurikulum perlu dirancang untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Teknologi dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi, yang memungkinkan peserta didik mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan global. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung transformasi digital.

Integrasi praktik terbaik pendidik dan teknologi pendidikan merupakan strategi penting dalam mewujudkan tujuan SDGs. Pendidik tetap menjadi aktor utama dalam proses pembelajaran, sementara teknologi berfungsi sebagai alat yang memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan. Keterpaduan antara keduanya menghasilkan sistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada komitmen bersama dari berbagai pihak dalam mendukung transformasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan. Pendidikan yang berkualitas menjadi fondasi dalam menciptakan generasi yang kompeten, inovatif, serta memiliki kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan global. (Penulis Dosen Praktisi UNITA).

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Indonesia Juara Umum Kompetisi IT Global di India
Sektor Swasta Diajak Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Perekonomian Global Masih Dibayangi Sejumlah Risiko
Pemerintah Dorong LPEI Bantu Eksportir Tembus Pasar Global
Amran Utheh : Produktivitas UKM Perlu Ditingkatkan Agar Mampu Bersaing di Pasar Global
Korut Coba Curi Rp16,7 T dari Bank Global
komentar
beritaTerbaru