Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

23 dari 4895 Siswa SMA/SMK/MA Tidak Ikut UN di Dairi

*Tingkat SMP Meningkat Menjadi 6472 Siswa dari 60 Sekolah
- Senin, 07 April 2014 16:04 WIB
1.295 view
23 dari 4895 Siswa SMA/SMK/MA Tidak Ikut UN di Dairi
SIB/Edison Parulian Malau
KETERANGAN : Kasi Kurikulum SMA/ SMK Dra Erni Situmorang (kanan) dan Kasi Kurikulum SD/ SMP Drs Jaspin Sihombing MPd (kiri), saat memberikan keterangan kepada SIB, Kamis (3/4) di Dinas Pendidikan Dairi, sehubungan dengan pelaksanaan UN.
Sidikalang (SIB)- Dipastikan, 23 siswa SMA/SMK/MA tidak akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2014 ini di Kabupaten Dairi. Sejumlah siswa yang sudah resmi dikeluarkan dari sekolah tersebut, sudah diketahui orang tua masing-masing karena sudah dilakukan berbagai cara untuk membujuk siswa untuk kembali ke sekolah.

Demikian diakui beberapa Kepala Sekolah (Kepsek) kepada SIB, Kamis-Jumat (3-4/4) secara terpisah. “Kalau siswa yang tidak ikut UN di sekolah kami, sudah diketahui orang tuanya. Karena, bersama orang tuanya kami sudah melakukan pendekatan supaya mau bersekolah, namun tidak mau lagi bahkan lari meninggalkan rumah,” ujar Kepala  SMK Rismaduma Sumbul, Paulus P Saing SPd.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Drs Panoguan Malau, melalui Kasi Kurikulum SMA/ SMK Dra Erni Situmorang dan Kasi Kurikulum SD/ SMP Drs Jaspin Sihombing MPd, kepada SIB, Kamis (3/4) di Dinas Pendidikan Dairi mengatakan, sebanyak 4895 siswa SMA/SMK/MA se Kabupaten Dairi, akan mengikuti UN 14 April mendatang.

“Untuk SMA 2663 orang, MA 179 orang dan SMK 2053 orang. Keseluruhan 4895 orang dan dikurang dengan yang akan tidak ikut 23 orang, jadi 4872 orang. Siswa ini dari 25 sekolah SMA, 2  Madrasah Aliyah serta 23 SMK Negeri dan Swasta,” ujar Erni.

Sedangkan jumlah peserta UN untuk tingkat SLTP Negeri dan Swasta di Dairi, meningkat dari tahun sebelumnya. Untuk tahun 2013 sebanyak 6.288 orang dari 62 sekalah, untuk tahun 2014 sebanyak 6472 peserta dari 60 sekolah.

Diakui Erni dan Jaspin, hingga saat itu belum ada laporan resmi dari para Kepsek penyebab ketidakikutan para siswa dalam pelaksaaan UN. “Kalau secara umum, ketidak ikutan siswa mungkin disebabkan karena meninggal dunia. Sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya siswa yang akan mengikuti UN di RS karena dirawat,” ujar Erni.

Pantaun SIB di Kabupaten Dairi, seluruh sekolah sudah melaksanakan pengayaan pelajaran terhadap siswa melalui try out. Ada juga try out yang dilaksanakan caleg dan ada yang dilakukan pihak sekolah dengan mengutip biaya sebesar Rp. 50.000,- per siswanya. (B4/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru