Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Ketua HPTS Kesehatan Pusat: Kualitas PT Kesehatan Masih Rendah

* Dr Ivan Elisabeth Purba MKes Pimpin HPT-Kes Sumut
- Senin, 16 Mei 2016 20:33 WIB
531 view
Medan (SIB)- Kualitas Perguruan Tinggi (PT) Kesehatan di Indonesia paling rendah daripada program studi (prodi) lainnya. Hal ini dikarenakan 60 persen dari 3.203 PT Kesehatan masih akreditasi C sisanya 7 persen  akreditasi A dan 30 persen akreditasi B.

Hal tersebut disampaikan Ketua  Himpunan Perguruan Tinggi Kesehatan (HPT-Kes) Indonesia DR Ir HM Budi Djatmiko, MSi, MEI di Medan, Kamis (12/5), dalam pelantikan Pengurus HPT-Kes Sumut periode 2016 - 2020 yang dipimpin Dr DR Ivan Elisabeth Purba, MKes.

Disebutkannya, banyaknya akreditasi C pada PT Kesehatan disebabkan masih tingginya jumlah dosen yang hanya berpendidikan Diploma III, Diploma IV dan S1. Dari 40.703 orang dosen PT Kesehatan, 20.728 dosen masih D-III, 1.797  D-IV dan 12.947 dosen berpendidikan Strata 1 serta profesi hanya 2.626 orang.

"Seharusnya mereka-mereka ini suda S2, karena UU Dosen dan Guru sudah mengharuskan dosen S2. Ini terjadi bukan karena teman-teman PT swasta tidak mau menyekolahkan dosen-dosennya, tetapi kita masih kekurangan pembukaan program studi S2. Program studi S2 kebidanan saja baru satu dikelola swasta," tegas Budi.

Kementerian Pendidikan katanya sudah meminta APTISI untuk cepat membuka program studi S2 di 20 titik, diantaranya Sumut, Padang, Palembang, Jabar, Jateng, Jatim, DKI Jakarta, Surabaya, Bali, Sulawesi dan lainnya.

"Kementerian meminta saya, sekarang sudah berjalan dan tahap penilaian. Memang ada persyaratan bagi swasta yang membuka program S-2 diantaranya, jumlah dosen S3 minimal 6 orang, punya uang kontan untuk bisa menyekolahkan S3 berikutnya minimal 6 dosen, standar ISO dan BAN PT minimal nilai B, memiliki e learning yang berbasis IT, sehingga proses pengajaran di Jatim bisa dilihat di Sumut dan sebaliknya," ungkapnya.

Dia berharap, HPT-Kes Sumut ikut mendorong pemerintah menyelesaikan berbagai permasalahan ini. "Jumlah PT Kesehatan di Sumut urutan 3 paling banyak setelah Jateng dan Jatim. Mari kita lakukan diskusi banyak hal untuk mendorong pemerintah untuk selesaikan masalah ini," tambahnya.
Ketua HPT Kesehatan Sumut yang baru dilantik DR. Ivan Elisabeth Purba, MKes mengakui akreditasi PT Kesehatan di Sumut mayoritas C dan berada di kluster 4 dan 5.

Ditambahkan, pihaknya segera menginventarisir permasalahan yang paling krusial untuk diselesaikan. "Target kita peningkatan nilai akreditas C ke B, bersama Kopertis dan HPT-Kes pusat menelaah dan membina PT swasta agar mendorong dosen membuat jurnal ilmiah, penelitian, tri darma, pengabdian dan lainnya," ujarnya.

Susunan pengurus HPT-Kes Sumut Ketua DR Ivan Elisabeth Purba MKes, Sekretaris Hj. Johani Dewita Nasution SKep, MKes Bendahara Ermi Girsang, MKes dan lainnya. Hadir juga pada pelantikan itu Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba, Koordinator Kopertis wilayah I Sumut Prof. Dian Armanto, APTISI Sumut dan lainnya. (A05/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat