Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Mensos: Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan Redam Konflik Sosial

- Senin, 28 April 2014 16:37 WIB
678 view
Mensos: Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan Redam Konflik Sosial
Jakarta (SIB)- Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan masyarakat perlu diberi penguatan pendidikan kewarganegaraan untuk meredam konflik sosial.
"Penguatan pendidikan kewarganegaraan bagi seluruh warga negara agar ada  kesamaan visi antargenerasi tentang identitas nasional yang diaktualisasikan sesuai perkembangan dan kebutuhan zaman," kata Mensos di Jakarta, Kamis.

Di samping itu, perlu memperkuat tradisi yang memberi ruang bagi perbedaan tanpa kehilangan rasa persatuan agar bersinergi dengan kehidupan yang majemuk.

Konflik sosial saat ini masih terjadi di sejumlah daerah yang pada  umumnya, penyebab utama konflik bersifat irasional, emosional, agresif dan destruktif.

Frustrasi dan deprivasi atau perbedaan antara keinginan dengan kenyataan adalah sebab yang umum menjadi pemicu konflik massa di tengah masyarakat, kata Mensos.

"Tapi dampak konflik sosial tidak kalah dahsyat daripada bencana alam. Dimana konflik yang berlarut-larut telah merengut ribuan nyawa dan hancurnya tatanan sosial kemasyarakatan," kata dia.

Kementerian Sosial mendata ada sekitar 180 titik daerah rawan konflik sosial di seluruh Indonesia.

Ke depan, dibutuhkan revitalisasi dan penyegaran terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila sebagai ideologi negara.

"Harus ada penyadaran tentang simbol-simbol kenegaraan untuk dipahami, dihayati dan disikapi sebagai penghargaan sekaligus pengakuan atas nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga muncul kebanggaan sebagai warga negara Indonesia," kata Mensos. (Ant/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru