Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Wisuda 133 Lulusan, STT Abdi Sabda Masih Dipercaya Sebagai Dapur Pembentukan Para Hamba Tuhan

- Senin, 10 Oktober 2016 17:27 WIB
1.062 view
Wisuda 133 Lulusan, STT Abdi Sabda Masih Dipercaya Sebagai Dapur Pembentukan Para Hamba Tuhan
SIB/ Horas Pasaribu
Wisudawan Sekolah Tinggi Teologia (STT) Abdi Sabda mendapat ucapan selamat dari para dosen usai diwisuda, Sabtu (1/10) di Catholic Centre Jalan Mataram, Medan.
Medan (SIB)- Ketua Sekolah Tinggi Teologia (STT) Abdi Sabda, Jon Renis Helfrimanso Saragih, MTh mengatakan, sebagai lembaga pendidikan teologi, STT Abdi Sabda harus menjadi dapur bagi pergumulan teologi di Indonesia, khususnya di Sumut. Sehingga para alumni dapat menghasilkan transformasi kehidupan melalui pelayanan dan pengabdian mereka.

Pergumulan sosial yang beraneka ragam memerlukan pendekatan yang komprehensif dan sistematis, sehingga pemberdayaan civitas akademika  akan tetap dilakukan dan ditingkatkan. Khusus untuk gereja-gereja yang tergabung dalam dalam Yayasan Abdi Sabda, STT nya masih dipercaya sebagai dapur pembentukan para hamba Tuhan.

"Karena itu pertanggungjawaban STT Abdi Sabda untuk menghasilkan lulusan terbaik adalah tuntutan yang harus dipenuhi," ucapnya pada wisuda 133 orang wisudawan STT Abdi Sabda, Sabtu (1/10) di Catholic Centre, Jalan Mataram, Medan. Tahun ini STT Abdi Sabda pertama sekali mewisuda Doktor Teologi, yakni Pdt Dr Jhon Arleyes Ki.Tov Silitonga, MTh (Kordinator Wilayah II Gereja GKPI).

Menurut Pdt Jon Renis, perkembangan ini menunjukkan STT Abdi Sabda sudah sampai pada level tertinggi dalam kemampuan untuk mendidik. Dia berharap para wisudawan mempertanggungjawabkan gelar yang disandang dalam pelayanan masing-masing.  Proses pendidikan yang sudah dilalui selama ini diharapkan dapat memperlengkapi wisudawan, sehingga tidak ada seorangpun yang mempermalukan dirinya sendiri dan almamaternya.

Tema wisuda: "Aku mengutus kamu untuk menghasilkan buah" (Yoh 15:16),  ayat itu adalah pernyataan yang tegas dari Tuhan. Karena Tuhan yang memilih dan sudah menetapkan bahwa harus ada buah dari hamba yang dipilihNya. "Perlihatkanlah buah yang berguna bagi kehidupan, kapanpun dan dimanapun. Sebagai  seorang sarjana, master dan doctor, kita adalah komunitas ilmiah yang sangat menentukan untuk terciptanya pribadi yang sesuai dengan kehendak Tuhan," tuturnya. Wisudawan terdiri dari  88 orang Prodi Teologi, 34 Prodi Pendidikan Agama Kristen (termasuk 8 orang kualifikasi S1 PAK dari Kabupaten Langkat), Pasca Sarjana 9 orang dan S3 1 orang.

Wisuda diawali dengan ibadah dengan penghkotbah Pdt Dr Batara Sihombing (Sekjen Gereja HKI). Turut hadir Ephorus GKPA Pdt Togar Simatupang MTh, Pdt Humala Lumbantobing mewakili Bishop GKPI dan sejumlah pengurus gereja antar denominasi. Turut hadir Ketua Prodi PAK Dr Thomas Johanis Nanulaitta, Ketua Prodi Teologia Dr Erick Jhonson Barus, Direktur Pasca Sarjana Dr Judiaman Peranginangin, Ketua panitia Agus Jetron Saragih, MTh, sejumlah dosen tetap di antaranya Pdt Dr Jaharianson Saragih Sumbayak, spesialis Pastoral yang juga mantan  Ephorus GKPS.  (A10/ r)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru