Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Peringatan Hari Guru Nasional Libatkan Organisasi Guru

- Senin, 07 November 2016 19:02 WIB
273 view
Peringatan Hari Guru Nasional Libatkan Organisasi Guru
Jakarta (SIB) -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melibatkan organisasi guru untuk menyukseskan rangkaian Hari Guru Nasional 2016 yang mengangkat tema "Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya".

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Surapranata dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (4/11), mengatakan, Kemdikbud akan memperingati Hari Guru Nasional (HGN) bersama dengan berbagai organisasi guru dan akan mengemasnya  sedemikan rupa dengan kesepakatan bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia juga mengatakan, rangkaian HGN 2016 yang dimulai pada 20 November 2016, yaitu gerak jalan diikuti sekitar 10 ribu guru pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor, mulai dari pukul 06.00 WIB di Jakarta.

Selanjutnya, pada 22 November 2016 dilaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata. Ziarah tersebut akan diikuti sekitar 200  guru.

Pada 25 November 2016, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan menjadi Pembina upacara peringatan HGN dimulai dari pukul 07.00 WIB di halaman Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

Kemudian pada 26 November 2016, Direktorat Jenderal GTK akan mengadakan Simposium Guru Nasional yang akan diikuti sekitar 2.000  guru dari seluruh Indonesia. Simposium tersebut merupakan wahana untuk menuangkan ide, gagasan dan mencari pemecahan isu atau permasalahan strategis tentang pendidikan.
 
"Simposium ini akan dilaksanakan di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat. Acara ini akan melibatkan pakar dari perguruan tinggi, praktisi pendidikan, pemerhati pendidikan, LSM pendidikan, organisasi guru serta GTK berprestasi tingkat nasional," kata Pratana.

Pelaksanaan simposium tersebut membahas 10 topik, yakni Penguatan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan, Optimalisasi Pendidikan Inklusi, Revitalisasi SMK dalam Menghadapi Daya Saing Ketenagakerjaan, Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan dan Profesionalitas GTK melalui GTK Pembelajar.

Selanjutnya, simposium tersebut membahas tentang perlindungan GTK, membangun sekolah yang aman dan nyaman untuk warga sekolah, peningkatan mutu dan akses pendidikan di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), teknologi informasi sebagai media dan sumber belajar dan penilaian kinerja GTK.

Sedangkan puncak Simposium GTK, Peringatan HGN 2016 dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-71 akan dilaksanakan pada 27 November 2016 di SICC, Sentul, Jawa Barat. Puncak acara tersebut akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan 10.000 orang GTK. (Ant/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru