Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

USU Kukuhkan Tiga Guru Besar

- Senin, 09 Januari 2017 22:15 WIB
445 view
Medan(SIB) -Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Runtung Sitepu SH MHum kembali mengukuhkan tiga Guru Besar tetap USU, di Gelanggang mahasiswa USU, Kamis (15/12).

Ketiga guru besar yang dikukuhkan  tersebut menyampaikan pidato ilmiahnya masing-masing Prof Dr Ir Hamidah Harahap tentang 'Modifikasi Metode Pemrosesan Produk Lateks Karet Alam," Prof Dr Wiryanto terkait 'Praktik Farmasi Komunitas Berbasis Asuhan Kefarmasian', dan Prof Dr Marhaposan Situmorang mengenai 'Sistem Instrumentasi Berbasis Sensor Cerdas."

Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu mengatakan, hingga saat ini jumlah guru besar di USU sudah mencapai 140 orang. Namun begitu, jumlah ini masih kurang karena rasionya belum ideal bila dibandingkan dengan total tenaga pengajar yang ada sebanyak 1.500 lebih.

"Kita terus dorong dosen-dosen yang ada di USU untuk meningkatkan jenjang pendidikan, misalnya dari S2 menjadi S3 dan S3 menjadi profesor.

Runtung menyebutkan, menjadi guru besar memiliki banyak keistimewaan ketimbang hanya dosen atau tenaga pengajar biasa. Salah satunya, dalam hal pendapatan."Setelah menjadi guru besar, maka  berhak mendapat tunjungan kehormatan yang nilainya cukup besar. Dengan kata lain, tingkat kesejahteraannya lebih besar dibanding tidak menjadi guru besar," kata Runtung.

Runtung mengatakan, baru-baru ini 8 program studi di lingkungan USU berhasil meraih ISO 9001:2015 dari Badan Sertifikasi British Standard Institution (BSI).Perolehan sertifikat berstandar internasional ini merupakan peningkatan prestasi yang sangat menggembirakan bagi sivitas akademika USU.

Karena baru pertama kali USU menerima sebanyak delapan sertifikat ISO sekaligus. Selama ini lembaga yang menilai program studi di lingkungan USU adalah Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau BAN-PT.Kedelapan program studi yang menerima sertifikat ISO 9001:2015 tersebut yaitu,program studi Sp1 Ilmu Patologi Klinik, Ilmu Kesehatan THT-KL, dan program studi Kedokteran Jiwa pada Fakultas Kedokteran.

Kemudian, program studi S1 Farmasi dan program studi Profesi Apoteker pada Fakultas Farmasi. Program studi S1 Ilmu Perpustakaan dan Sastra Arab pada Fakultas Ilmu Budaya (FIB), dan program studi S1 Teknik Industri pada Fakultas Teknik USU.

Satu dari 8 program studi tersebut, berhasil meraih penilaian Gold (Emas) atau terbaik yaitu, Ilmu Patologi Klinik pada Fakultas Kedokteran. Prestasi ini menjadi pertimbangan bagi kami untuk meminta tim Ilmu Patologi Klinik tersebut agar bisa menjadi mentor.Untuk selanjutnya dapat berbagi pengalaman kepada program studi lainnya dalam masa penilaian tahun 2017  untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Pada  2017, kami berupaya untuk meningkatkan jumlah program studi yang menerima sertifikat internasional tersebut, yakni sebanyak 20 dari 156 program studi yang ada. Begitu juga dengan tahun berikutnya hingga di tahun 2021 mendatang. Sehingga selama periode kepemimpinan kami nantinya, setidaknya 75 persen atau sekitar 100 prodi lebih, dapat meraih sertifikat ISO 9001 tersebut,kata Runtung.

Dengan diterimanya sertifikat ini, tentu akan membawa manfaat kepada seluruh sivitas akademika USU. Seperti, meningkatnya kualitas kerja, dan kualitas lulusan, sehingga selaras dengan prinsip sistem manajemen kualitas di perguruan tinggi.Dengan demikian kondisi ini nantinya akan selalu mengiringi langkah USU untuk semakin maju, bermutu dan berkembang, katanya. (A01/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru