Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Uang Kuliah Unimed 2017 Tidak Naik

- Senin, 06 Februari 2017 20:47 WIB
234 view
Medan (SIB) -Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom mengatakan, kalau Menristekdikti sudah mengingatkan tidak akan ada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) perguruan tinggi negeri (PTN), maka Unimed 100 persen patuh tidak menaikkan UKT pada 2017 ini. Unimed tidak akan berbeda dengan kebijakan Menristekdikti,kata Syawal menjawab wartawan di Medan, Selasa (31/1).

Dikatakannya, angka partisipasi kuliah di perguruan tinggi belum sampai 30 persen, bandingkan Korea yang sudah lebih 100 persen. Jadi di Asia itu kita rendah.
Di Perguruan Tinggi itu ada S1, S2 dan S3 serta diploma. Maka akan ditambah daya tampung S2 karena kebutuhan S2 juga semakin tinggi. Prodi S2 juga ditambah di Unimed.

Disebut UKT di Unimed terendah Rp500 ribu dan tertinggi Rp3.500.000/semester, kata Syawal.

Dijelaskannya, Universitas Negeri Medan (Unimed) membuka penyelenggara Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017. Sistem pendaftaran masih sama dengan tahun sebelumnya, menggunakan sistem online melalui laman http://snmptn.ac.id. Biaya pelaksanaan SNMPTN ditanggung  pemerintah, sehingga peserta gratis.

Pendaftaran SNMPTN 2017 dimulai 21 Februari hingga 6 Maret 2017. "SNMPTN tahun ini dapat diikuti siswa SMA/MA/SMK atau sederajatnya kelas terakhir pada 2017 yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NISN) dan terdaftar dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)," kata Prof Dr Syawal Gultom MPd sebagai Penanggungjawab SNMPTN Unimed.

Syawal Gultom didampingi Ketua Panitia SNMPTN Prof Dr Abdul Hamid K MPd (Wakil Rektor I), Wakil Ketua Prof Drs Manihar Situmorang MSc PhD (Wakil Rektor IV), Sekretaris Prof Dr Sahat Siagian MPd (Wakil Rektor III) dan Bendahara Dr Restu MS (Wakil Rektor II) menjelaskan, yang berhak ikut SNMPTN 2017 bagi siswa memiliki prestasi unggul yang ingin menempuh pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). "SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 sampai 5 bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar tiga tahun serta portofolio akademik.

Dalam persiapan SNMPTN 2017, Panitia Unimed turun langsung ke Kabupaten/Kota untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan juga pihak Dinas Pendidikan.

Sementara Humas Unimed Muhammad Surip mengimbau kepala sekolah, agar segera melakukan pengisian data PDSS siswa yang akan mengikuti SNMPTN. "Segera kirim PDSS-nya, jangan sampai di waktu yang mepet baru data PDSS," katanya. (A01/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru