Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Pendidikan Harus Seimbang Antara Ilmu Pengetahuan dan Moral

- Senin, 27 Februari 2017 21:41 WIB
699 view
Simalungun SIB- Pendidikan ilmu pengetahuan dan pendidikan moral merupakan suatu proses belajar dalam hal memiliki pengetahuan,sikap ketrampilan,moral yakni budi pekerti dan kejujuran guna menjadi bekal yang bermanfaat saat berada ditengah-tengah masyarakat. Demikian dikatakan Zainul Siagian salah satu pemerhati dunia pendidikan di Kecamatan Bandar.

Zainul Siagian saat ditemui di Perdagangan, Minggu (19/2) mengatakan, saat ini realita bahwa pendidikan sekolah belakangan ini, memberikan porsi lebih besar muatan ilmu pengetahuan dari pada pendidikan moral.

Sebenarnya didalam kesuksesan hidup tidak melulu semuanya bergantung kepada ilmu pengetahuan yang baik, namun juga harus didasari juga dengan moral yang baik pula. Dapat kita melihat contoh dalam sehari-hari yang kita jalani, banyak orang sukses karena kejujuran dan tidak sedikit orang yang mempunyai ilmu pengetahuan yang baik namun kurang beruntung dalam kehidupan,jelasnya.

Melihat fenomena ini kita harus tahu pendidkan moral juga sebenarnya sangat penting untuk dipelajari. Dan lebih baik bila dikombinasikan dengan memberikan porsi yang sama didalam pendidikan. Untuk ini alangkah baiknya bila dari tingkat sekolah dasar, menengah bahkan perguruan tinggi sudah saatnya mengembangkan pembelajaran berbasis ilmu moral dan ilmu pengetahuan. Hal ini sangat penting sebab banyak orang-orang pintar tetapi sebagian perilakunya, ternyata hanya untuk kepentingan pribadi dan membodohi rakyat.

Untuk meningkatkan keselarasan pendidkan moral dan ilmu pengetahuan siswa, pihak guru sebagai tenaga pendidik diharapkan mengerti betapa pentingnya pendidkan moral. Dimana kepada guru pada saat memulai kegiatan proses belajar mengajar dapat memulainya dengan melakukan doa bersama, begitu pula setelah selesai. Pada saat melakukan proses belajar mengajar, guru harus menerangkan manfaat mata pelajaran yang diajarkan bagi kebaikan. Ini harus dilakukan, demi tercapainya tujuan dalam menciptakan anak didik berkualitas yang berpengetahuan dan bermoral. Jika pendidikan moral dan ilmu pengetahuan dipadukan dalam pembelajaran maka terciptalah lulusan yang cerdas, pintar dan beretika, jelas Zainul. (C08/l)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru