Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Kemendikbud Fokuskan Distribusi Logistik UN di Daerah Sulit

- Senin, 20 Maret 2017 21:03 WIB
476 view
Jakarta (SIB) -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) fokus distribusikan logistik soal ujian nasional berbasis kertas pensil (UNKP) di daerah sulit terjangkau.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbus) Muhadir Effendy menuturkan kendala distribusi logistik pasti ada. Terutama untuk pengangkutan sampai ke daerah dan sekolah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa.

"Jadi energi penyelenggara bisa lebih difokuskan ke daerah-daerah sulit dijangkau yang sudah diidentifikasi," katanya, Jumat (17/3).

Kendati demikian, Mendikbud optimistis distribusi logistik soal UN tidak sesulit tahun-tahun lalu. Ia beralasan, ujian tahun ini, dibuat tidak simultan dan sebagian besar menggunakan komputer.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengatakan, saat ini soal UN kertas pensil untuk SMK dan SMA sudah berada di masing-masing provinsi. Sedangkan soal UN untuk SMP, sudah selesai cetak dan dalam proses pengemasan.

Kemendikbud, ia melanjutkan, juga mengantisipasi adanya kebocoran soal di tengah perjalanan logistik. Sehingga, ia mengatakan, Kemendikbud tetap meminta dukungan Kepolisian RI untuk daerah daerah tertentu. Pun pihaknya juga sudah menandatangai nota kesepahaman (MoU) dengan Ombusdman RI, Lembaga Sandi Negara dan lain-lain.

"Tetapi MoU dengan siapapun, bila mungkin dengan malaikat sekalipun, tidak akan menjamin tidak akan terjadi kebocoran. Akhirnya terpulang pada etikad baik semua pihak, terutama pada pihak yang berurusan langsung dengan UN," tutur Muhadir.

Ia mengimbau pada sekolah dan pelajar serta pihak lainnya untuk menjadikan pelaksanaan UN dan USBN sebagai momentum untuk menghiasi sekolah dan anak didik dengan kejujuran. Ia meminta pihak-pihak terkait agar membersihkan sekolah-sekolah dari praktek kecurangan. (RoL/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru