Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

SMP N 3 Panai Hulu Kekurangan Mobiler 2 RKB di Labuhanbatu

- Senin, 01 September 2014 08:59 WIB
521 view
Panai Hulu (SIB)- SMP Negeri 3 di Dusun Sei Sitorus Desa Sei Jawi-Jawi kekurangan mobiler  untuk dua ruangan kelas belajar (RKB) yang baru berupa papan tulis,  meja dan kursi guru dan siswa serta lemari  di Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu.

Hal itu dibenarkan Kepala SMPN 3 Panai Hulu, Benyamin Nasution SPd, ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya, Selasa (26/8)
Akibatnya, beberapa  kelas terpaksa harus masuk siang selama tiga hari dan kelas lainnya masuk pagi tiga hari secara bergantian agar aktivitas belajar mengajar tercapai sesuai dengan anjuran pemerintah.

Dikatakannya, awalnya, pemerintah telah membangun  4 (empat) RKB kemudian  ditambah  2 (dua)  bangunan RKB tahun lalu, namun bangunan terakhir itu  belum memiliki fasilitas mobiler  sehingga solusinya harus pararel.

Ditambahkannya, ketika para orang tua siswa hendak diajak musyawarah mencari solusi terkait kurangnya dua mobiler RKB, sudah terdengar desas desus terkait sekolah gratis, itu sebabnya pihaknya mengurungkan niat guna mengundang para orang tua  siswa membahas persoalan dimaksud.

“Katanya saat ini sekolah gratis, masa urusan bangku harus dimusyawarahkan dengan orang tua,” ujar Benyamin menirukan ocehan sebagian kecil orang tua siswa.

Saat ini katanya, jumlah siswa 181 terbagi menjadi kelas 1 berjumlah 77 siswa, kelas 2 berjumlah 69 dan kelas 3 berjumlah 43 siswa.

Kendala kecil  lanjut Benyamin, bila masuk siang,  siswa  yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah akan tiba di rumah usai maghrib, itu terjadi secara bergiliran.
Kepala Unit Pengelola Tehnis (KUPT) Azwan Dalimunthe SPd, ketika dimintai komentarnya, Senin (26/8) mengharapkan partisipasi orang tua secara gotong royong agar permasalahan  lebih cepat teratasi. Sebab katanya, kalau menunggu biaya dari pemerintah kabupaten turun, hal itu akan lama serta tidak dapat segera diatasi, tetapi kalau gotong-royong persoalan apapun akan cepat terobati   hanya memakan waktu paling lama sebulan. (D13/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru