Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Lima Lembaga Litbang Jadi Unggulan Iptek

- Senin, 05 Januari 2015 18:59 WIB
416 view
Jakarta (SIB)- Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) menetapkan lima lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2014.

“Penetapan atau anugerah ini sebenarnya sudah empat kali diberikan. Untuk tahun ini ada empat lembaga litbang baru dan satu perpanjangan sebagai PUI," kata Deputi Bidang Kelembagaan Iptek Kemeristek Dikti Mulyanto pada penyerahan Anugerah Pusat Unggulan Iptek 2014 di Jakarta, Selasa.

Dengan penetapan empat PUI baru maka di akhir 2014 ini, ia mengatakan Indonesia telah memiliki sembilan lembaga yang resmi menjadi Pusat Unggulan Iptek. Dan mereka akan menjadi rujukan nasional di bidangnya masing-masing.

Ia menyebutkan empat lembaga litbang baru yang menjadi PUI tersebut yakni lembaga litbang baru, pertama, Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia dari PT Riset Perkebunan Nusantara sebagai Pusat Unggulan Bioteknologi Perkebunan dengan aktivitas riset berbasis kultur jaringan, mikrobiologi, limbah industri perkebunan dan nilai tambah perkebunan.

Kedua, Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian sebagai Pusat Unggulan Iptek Tanaman Kacang dan Umbi dengan aktivitas riset mencakup pengelolaan sumber daya genetik, perakitan varietas, pengembangan sistem bioindustri, biosains dan bioenginering.

Ketiga, Pusat Penelitian Pigmen Material Aktif Universitas Ma Chung sebagai Pusat Unggulan Iptek Pigmen Material Aktif dengan aktivitas penelitian dan pengembangan produk hilir berbasis klorofil dan karotenoid dalam pangan, kesehatan dan energi baru terbarukan.

Keempat, Pusat Penelitian Karet PT Riset Perkebunan Nusantara sebagai Pusat Unggulan Iptek Karet dengan aktivitas riset mencakup kegiatan perakitan varietas, budi daya, panen, dan pasca panen, serta pemberdayaan masyarakat.

Ia mengatakan, akan ada 11 lembaga Litbang baru yang akan mulai dibina untuk menjadi PUI di 2015. Sehingga, akan ada 27 lembaga litbang yang dibina untuk menjadi PUI.

“Lembaga-lembaga litbang ini unggul berdasarkan komoditas. Selain itu, sudah mampu melaksanakan Litbang dari hulu ke hilir, sehingga menghasilkan produk yang relevan,” ujar dia.

PUI menjadi rujukan Iptek nasional di bidangnya. Karena itu, menurut dia, mereka harus punya kemampuan menyerap informasi dari luar, kemampuan menggunakan sumber daya lokal dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan nasional dan ditutup dengan diseminasi hasil litbang kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan penganugerahan PUI jadi pemberi semangat lembaga litbang yang belum dibina jadi PUI,” katanya.

Anugerah diserahkan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir di Gedung BPPT, dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar.

Dalam kesempatan tersebut M Nasir mengatakan kementeriannya akan fokus mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil litbang di masa depan. (Ant/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru