Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

BNNK Deli Serdang Gelar Seminar Kebijakan P4GN di Perguruan Tinggi

- Selasa, 24 Maret 2015 23:55 WIB
539 view
BNNK Deli Serdang Gelar Seminar Kebijakan P4GN di Perguruan Tinggi
SIB/ Roni Hutahaean ST
Work Shop : BNN Kabupaten Deli Serdang melaksanakan workshop yang mengambil thema pengembangan kapasitas bagi masyarakat rentan narkoba, Kamis (19/3) siang di halaman kantor BNN Kabupaten Deli Serdang.
Deli Serdang (SIB)- Menciptakan rencana aksi dan kebijakan di lingkungan Perguruan Tinggi (PT) bersih dari penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, mengelar seminar penyusunan kebijakan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), dihadiri sekira 50 orang peserta dari perwakilan Kampus di Deli Serdang, Senin (16/3) di Aula Biro Rektor Universitas Amir Hamzah di Kecamatan Percut Sei Tuan.

Narasumber Dr Daulat Saragi MHum selaku pembantu Dekan III Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan dan Kepala BNNK Deli Serdang AKBP Magdalena Sirait SSi, menyampaikan materi yang berfokus menciptakan kebijakan agar Kampus/Perguruan Tinggi bersih dan sehat dari penyalahgunaan narkoba, sehingga Mahasiswa yang dihasilkan berkarakter dengan sumber daya manusia yang handal.

Disampaikan, sesuai dengan UU RI nomor 35 Tahun 2009, humanis bagi pecandu narkotika lebih baik direhabilitasi daripada di penjara. Seminar diwarnai dengan FGD (Focus Group Disccusion) membahas upaya stimulan bagi Rektor, Dosen dan Badan Eksekutif Mahasiswa dapat berkreatifitas merancang aksi P4GN di lingkungan kampus masing-masing. Antusias peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan saran yang diajukan peserta kepada pihak BNN.

AKBP Magdalena Sirait SSi kepada wartawan mengatakan, BNN menyadari harus ada rencana aksi bersama antara sekolah dan kampus secara berkesinambungan untuk membentengi lingkungannya masing-masing, mengingat para pelajar dan mahasiswa sangat rentan jadi sasaran para bandar narkoba. (A24/h)







SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru