Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Pemerataan Guru Segera Direalisasikan Mulai Awal April dan Selambat-Lambatnya Juli

- Senin, 30 Maret 2015 23:25 WIB
576 view
Pemerataan Guru Segera Direalisasikan Mulai Awal April dan Selambat-Lambatnya Juli
Medan (SIB)- Setelah tertunda beberapa waktu, pemerataan guru  tingkat SD, SMP, SMA dan SMK se - Kota Medan akan direalisasikan awal April dan selambat-lambatnya pada tahun ajaran baru Juli 2015 sampai tuntas sehingga tidak ditemukan lagi penumpukan maupun kekurangan guru di satu sekolah dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan.

Demikian dikatakan Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin S MSi kepada SIB di sela-sela Pertunjukan Seni dan Budaya di Prime One School Medan, baru-baru ini.
Menurutnya, pemerataan para guru dari sekolah yang berada di pusat kota ke kawasan pinggiran kota atau terpencil, misalnya dari SMAN 1 Medan Polonia ke SMAN Medan Labuhan mengacu kepada kebutuhan demi kemajuan pendidikan di Kota Medan.

Dikatakan, konsep pemerataan guru sudah tuntas dan kini tinggal merampungkan berkas-berkas pemerataan guru berdasarkan jumlah dan tempat sesuai program pemerataan guru ditinjau dari sisi nominal kuantitas orangnya maupun kualitas.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai data, banyak guru di Kota Medan yang memiliki kualitas yang baik sehingga kesulitan dalam memilahnya, dimana  di satu sekolah ada  15 guru Matematika. Sementara dibutuhkan sekolah itu hanya 10 orang, maka 5 guru berkualitas tadi harus dipindahkan ke sekolah yang membutuhkan.

"Pemko Medan tidak hanya melakukan pemerataan guru berdasarkan usia, karena bila ditemukan seorang guru berusia di atas 50 tahun kemungkinan besar tidak akan dipindahkan. Guru yang dipindahkan diprioritaskan berusia muda dan masih energik guna ditempatkan di sekolah pada kawasan pinggiran kota," jelasnya.

Setelah pemerataan guru di Kota Medan tuntas, katanya, Pemko Medan akan menjajaki kerja sama dengan berbagai sekolah swasta bermutu dan berkualitas yang ada di Kota Medan untuk dijadikan sebagai partnership dalam upaya menghasilkan pendidikan benar-benar kompetitif.

"Salah satu bentuk kerja sama digelar, yakni menempatkan beberapa siswa atau peserta didik dari sekolah negeri bersekolah atau mengikuti proses belajar mengajar selama dua atau tiga bulan di sekolah swasta tersebut kelak pengalaman siswa sekolah negeri akan semakin lebih baik," ujar Wali Kota.  (A07/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru