Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

53 Sarjana FE Unpri Ikuti Yudisium

- Senin, 13 April 2015 19:12 WIB
1.027 view
53 Sarjana FE Unpri Ikuti Yudisium
SIB/dok/ r
Usai Acara Yudisium Mahasiswa FE Unpri foto bersama Dekan FE Unpri Cut Fitri Rostina SE MM dan Wakil Dekan FE Hendry SE MM, Sabtu (11/4), di Ruang Serba Guna Lantai 5 Rumah Sakit Royal Prima Jalan Ayahanda Medan.
Medan (SIB)- Sebanyak 53  mahasiswa lulusan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (Unpri) mengikuti yudisium (pengumuman kelulusan mahasiswa) Angkatan VI Periode 2 T.A. 2014/2015 , Sabtu (11/4) di Ruang Serba Guna Lantai 5 Rumah Sakit Royal Prima di Jalan Ayahanda Medan.

Kegiatan Yudisium FE Unpri  ini dihadiri Ketua Pembina Unpri dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard, SH, Dekan FE Cut Fitri Rostina SE MM, Wakil Dekan FE Hendry SE MM, Ketua Prodi S1 Akuntansi Ivana Nina Esterlin Barus SE MAcc Ak, Sekretaris Prodi S1 Akuntansi Namira Ufrida Rahmi SE MSi, Ketua Prodi S1 Manajemen Widya Sari SE MSi, Sekretarisa Prodi S1 Manajemen Juli Meliza SE MSi, Kepala BAA Amalia SSi MSi, Wakil Kepala BAA Mesrawati SE MSi, Dosen-dosen FE Unpri dan wisudawan/i  Prodi S1 Akuntansi dan S1 Manajemen.

Pada Yudisium FE Unpri kali ini, alumni yang mendapatkan nilai IPK terbaik berasal dari Prodi  S1 manajemen Peringkat 1 Sriana, Peringkat 2 Januar Halim dan Peringkat 3  Sumiati. Kemudian dari Prodi S1 Akuntansi lulusan terbaik Peringkat 1  Selvia Fransiska Wijaya, Peringkat 2  Fetri, dan Peringkat 3  Nelly.

"Yudisium ini, adalah untuk  mengukuhkan gelar Sarjana Ekonomi, sekaligus pelepasan anak-anak didik, untuk memasuki era yang baru dengan tantangan yang baru,"ucap  Cut Fitri seraya mengatakan, dengan ini juga pihaknya menyerahkan kembali kepada orang tua, yang telah memberikan kepercayaan kepada FE Unpri, untuk mendidik anak-anaknya sebagai mahasiswa/i FE Unpri sampai dengan kelulusan.

Selama perkuliahan yang ditempuh, kata Cut Fitri, mahasiswa banyak  mengalami tantangan dan proses yang dilalui. Karena itu, dia berharap, proses yang telah dilalui dapat menjadi bekal dimasa mendatang, dan dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang diperoleh untuk kemanfaatan masyarakat umumnya dan dunia kerja khususnya.

"Ada peribahasa, jangan tanyakan apa yang diberikan negara  kepadamu, tetapi tanyakan apa yang anda berikan pada negara ini, kalau kita representasikan peribahasa ini maksudnya adalah jangan tanyakan apa yang diberikan Unpri pada kamu, tetapi tanyakan apa kamu berikan pada Unpri,"kata wanita berkulit putih ini meyakinkan.

Sementara di tempat terpisah, Wakil Dekan FE Hendry SE MM menambahkan, Yudisium bukanlah akhir dari segalanya, tingkatkan lah selalu semangat dan prestasi kalian mahasiswa agar bisa selalu berkompetisi satu sama lain. Sekarang tidak hanya kekuatan intelektual yang dibutuhkan, melainkan juga kekuatan spiritual dan sosial juga harus dibangun.

Hendry juga berpesan, lulusan FE Unpri harus memahami betapa ketatnya tingkat persaingan didunia kerja kita sekarang, terutama di kawasan ASEAN. Kebutuhan akan kualitas Sumber Daya Manusia yang memiliki kualitas tinggi sangat dibutuhkan.

Maka Hendry menekankan betapa pentingnya lulusan membekali diri dengan kemampuan-kemampuan yang memang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pasar bebas Asia Tenggara. “Saya berpesan agar para lulusan bisa menerapkan kemampuan sesuai kompetensi yang dimiliki,”kata Hendry.(R6/ r)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru