Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Rektor : “Dicambuk” Saja Dosennya Agar Mau Melakukan Penelitian

* Dosen Harus Tanggungjawab Laksanakan Tri Darma PT
- Senin, 27 Juli 2015 17:32 WIB
455 view
Rektor : “Dicambuk”  Saja Dosennya Agar Mau  Melakukan Penelitian
SIB/dok
Rektor UMI Ir Pantas Simanjuntak MM didampingi Drs Parujuan Situmeang MSi membuka seminar proposal penelitian di Medan, Sabtu (25/7).
Medan (SIB)- Rektor Universitas Methodist Indonesia (UMI) Ir Pantas Simanjuntak MM membuka seminar proposal dan hasil penelitian dosen di kampus III Fakultas Pertanian Pasar II Tanjung Sari Medan, Sabtu (25/7).

Hadir pada acara itu Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) UMI Drs Parujuan Situmeang MSi, para penilai proposal penelitian antara lain Dr Pahala Sirait MKom, Ketua LP3M Universitas Sisingamangaraja XII Medan Dr Noverita Situmorang MT, Dahlan Sitompul MKom, Humas Rommel Sitohang SE MM dan lainnya.

Rektor Pantas Simanjuntak mengatakan, sebagai dosen harus tahu tugas dan tanggungjawabnya terutama dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi. Tetapi kebanyakan dosen sekarang  lebih senang melaksanakan pengajaran . Kenapa ? , padahal sebagai akademisi, justru pengajaran itu lebih sulit dari pada melakukan penelitian .

Tiga komponen Tri Darma itu wajib dan final untuk dilaksanakan , seperti untuk mendapatkan nilai dalam naik pangkat. Bagi saya penelitian ini bisa sambil “refreshing” (menyegarkan-red)  apalagi turun ke lapangan, dari pada di kampus saja kan jenuh juga. Sesuai amanah peraturan, maka minimal 2 kali dalam setahun harus dilakukan penelitian. Perlu dikaji kenapa minat dosen melakukan penelitian itu kurang? , apakah karena dananya terbatas. Kalau di UMI ,katanya ,dana penelitian itu sudah diputuskan sekitar Rp10 juta/ penelitian. Sementara di tempat lain ada yang Rp3 juta, itupun banyak yang berebut.

Semisal penelitian  untuk pemasaran tahu dan tempe di kota Medan, apalah sulitnya. Tidak usah yang sulit-sulit, yang terpenting hasil penelitiannya bisa diserap masyarakat. Tetapi perlu ditegaskan jangan menjiplak (plagiat). Tugas penelitian dosen itu juga demi pengembangan prodi dan fakultas.Karena dalam akreditasi , darma ke dua ini menjadi keharusan dan juga harus diterbitkan di majalah ilmiah. Karenanya , tolong “dicambuk” dosennya agar melakukan penelitian, jangan dibiarkan malas melakukan  penelitian,setidaknya  sekali dalam satu semester. Ini menjadi tanggung jawab dekan , katanya.

“Saya lihat regulasi pemerintah ini semakin hari semakin ketat, untuk pangkat lektor kepala juga harus S3 (Doktor). Kalau ketiga Darma (pendidikan, penelitian dan pengabdian)  bisa dilakukan , maka kita akan semakin baik “, kata Pantas lagi.

Sementara Drs Parujuan Situmeang MSi mengatakan, seminar itu sekaligus menilai proposal penelitian para dosen. Sehingga ke depan, diharapkan dosen dalam penelitiannya dapat membuktikan atau sebagai aplikasi praktik dari bidang ilmu yang dilaksanakannya mengajar di kelas. Dan sesuai amanat  dalam undang-undang bahwa Tri Darma Perguruan Tinggi adalah hal penting di perguruan tinggi. Tanpa Tri Darma ini maka sama saja dengan yang dilakukan di sekolah-sekolah lanjutan. Di perguruan tinggi harus mampu mengaplikasikan ilmu kita dan sekaligus diabdikan.(A01/c).

 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru