Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Penerapan Kurikulum 2013 "Kejar Tayang"

- Senin, 24 Maret 2014 16:30 WIB
1.087 view
Penerapan Kurikulum 2013
Makassar (SIB)- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Prof Dr Musliar Kasim mengatakan penerapan Kurikulum 2013 dipercepat mirip "kejar tayang".

"Ini harus dipercepat sehingga penerapan kurikulum tersebut segera merata di seluruh sekolah di Indonesia," katanya pada ToT Pembelajaran bagi tenaga pendidik di tujuh provinsi di Makassar, Rabu.

Rencananya, penerapan Kurikulum 2013 diperuntukkan siswa kelas 2 dan 5 SD serta kelas 8 SMP dan kelas 11 SMA, sehingga jika digabung dengan tahun lalu adalah kelas 1, 2, 4, 5 SD, kelas 7, 8 SMP, dan kelas 10, 11 SMA, namun kini dipercepat untuk seluruh SD, SMP, SMA.

Menurut Wamendikbud, Kurikulum 2013 bukan hanya ditekankan pada upaya pembelajaran semata, tetapi juga mendidik karakter dan moral (sikap).

Dengan demikian, lanjutnya, pendidikan di seluruh jenjang pendidikan nantinya tidak hanya memberikan pendidikan kognitif, melainkan juga afektif (perilaku) dan melatih kreativitas (keterampilan).

"Semua sudah ada dalam Kurikulum 2013, karena itu semua sekolah didorong untuk mengaplikasikan kurikulum itu," katanya.

Sementara itu, Direktur misi USAId Nancy Fisher mengatakan pihaknya memberikan bantuan peningkatan kapasitas pada tenaga pendidik melalui training of trainer (ToT), pengelolaan administrasi dan pengadaan modul pembelajaran.

Menurut dia, kerja sama USAid dengan Kemendikbud itu selama lima tahun dan sudah mulai dilaksanakan sejak tahun lalu.

"Hasilnya, sudah ada kurang lebih 1.000 unit sekolah yang tersebar di tujuh provinsi di Indonesia," katanya.

Hal itu diakui USAid Education Manager for Minority, Mimy Santika, pada kesempatan yang sama. Ia mengungkapkan sudah ada 23 kabupaten/kota dari tujuh provinsi yang terjangkau sosialisasi Kurikulum 2013 dengan pendampingan dari USAid.

Ketujuh provinsi itu adalah DI Nangroe Aceh, Sumatera utara, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. (Ant/h)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru