Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026
Terima Penghargaan Integritas dari Presiden

SMA St Thomas 1 Medan Diminta Sadarkan Siswa Korupsi Itu Merusak

- Senin, 18 Januari 2016 16:37 WIB
2.188 view
SMA St Thomas 1 Medan Diminta Sadarkan Siswa Korupsi Itu Merusak
SIB/Ist
PENGHARGAAN PEMERINTAH: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan penghargaan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai institusi berintegritas pada sekolah se- Indonesia, di antaranya pada SMA St Thomas 1 Medan yang
Medan (SIB)- Tujuh sekolah di Sumut menerima penghargaan dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai institusi berintegritas. Penghargaan diberikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta akhir Desember 2015. Menyusul prestasi itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan institusi itu sebagai rujukan kejujuran sejak dini bagi anak-anak Indonesia.

Sebagai salah satu pihak yang menerima penghargaan, Kepala SMA Katolik St Thomas 1 Medan Fr Antonius B Ditubun CMM, Minggu, (10/1), mengatakan, selesai menerima penghargaan dari Kepala Negara, pihaknya diterima Pimpinan KPK yang langsung dipimpin ketuanya Agus Rahardjo didampingi  Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Saut Situmorang dan Laode Muhammad Syarif. “Pada kami dimintakan agar prestasi dipertahankan dan ditingkatkan hingga generasi muda menyadari bahwa korupsi dalam hal sekecil apapun akan merusak. Seperti bola salju, jika dibiarkan semakin membesar dan menjadi penyakit,” tandas Fr Antonius B Ditubun CMM yang pada tahun 2015 menerima penghargaan tertinggi bidang pemberdayaan sumber daya unggul di Indonesia tersebut.

Didampingi guru Bahasa Indonesia Drs Maniur Sirumapea MM, Drs Sabar Sihotang MSi, PKS 1 Sarian Gultom SSci, PKS 2 Drs Sabar Sitohang dan PKS 3 Dra Urusula Rajagukguk, Fr Antonius B Ditubun CMM mengatakan, penghargaan sebagai sekolah berintegritas yang diterimanya sebagai satu-satunya sekolah Katolik di luar Jawa yang mendapat penghargaan tersebut.

 SMA St Thomas 1 Medan yang tahun 2015 menjadi sekolah swasta di Indonesia yang berhasil meloloskan paling banyak alumninya ke PTN di dalam dan luar negeri itu mengaku bahwa pihaknya tidak mengejar nilai UAN yang tinggi tapi menitikkan pada ukuran integritas. “Nama baik bagi pribadi atau negara adalah integritas, bukan nilai. Pemerintah pun demikian. SMA St Thomas 1 Medan pun  berhasil mempertahankan indeks integritas ujian nasional (IIUN) selama 5 tahun berturut-turut,” tandasnya sambil mengatakan dari 503 penerima penghargaant ersebut, 7 di antaranya asal Sumatera Utara.

Ketujuh Sekolah asal Sumatera Utara tersebut antara lain SMA Swasta Sutomo 1 Medan, SMA Swasta St.Thomas 1 Medan, SMA Negeri 5 Medan, SMP Swasta Sutomo 1 Medan, SMA Negeri 1 Binjai, SMA Negeri 1 Matauli Pandan Tapteng dan SMA Negeri 2 Balige Tobasa.

Dengan prestasi tersebut, lanjut Fr Antonius B Ditubun CMM, pihaknya ingin publik, yang tak hanya orangtua siswa, ikut bersinerji dengan pembangunan karakter siswa sebagai bagian pembangunan karakter bangsa. (R9/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat