Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Hadapi MEA, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Tingkatkan Daya Saing

- Senin, 01 Februari 2016 22:14 WIB
356 view
Hadapi MEA, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Tingkatkan Daya Saing
SIb/Rol
Sejumlah mahasiswa membentuk formasi tulisan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) di Lapangan Politeknik Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12).
Yogyakarta (SIB)- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka Konferensi Nasional Forum Rektor Indonesia 2016 di Universitas Negeri Yogyakarta pada Jumat malam (29/1) dan menekankan peran riset oleh perguruan tinggi.

"Saya ingin mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan riset serta hilirisasi yang kompetitif guna menjawab kebutuhan pasar, menjawab kebutuhan industri dan menjawab kebutuhan persaingan dan kompetisi," kata Jokowi dalam sambutan pembukaan di Gedung Universitas Negeri Yogyakarta.

Menurut Presiden, perguruan tinggi perlu berperan dalam mengembangkan riset untuk diaplikasikan oleh bangsa sehingga masyarakat Indonesia dapat lebih memiliki daya saing. Jokowi menjelaskan saat ini Indonesia mulai memasuki periode persaingan yang ketat dengan negara lain dalam bidang ekonomi sehingga perguruan tinggi perlu melahirkan manusia berkompeten dalam kerja.

Jokowi mengatakan banyak tawaran kerja sama ekonomi regional seperti dari Amerika Serikat melalui Kemitraan Trans Pasifik dan Cina dengan "Regi
onal Comprehensive Economic Partnership" yang perlu dikaji sehingga keputusan pemerintah tepat dan bermanfaat membangun ekonomi bangsa.

"Dalam waktu yang sangat dekat akan saya putuskan kita masuk atau tidak tapi dengan kalkulasi yang sangat detail apa untung dan ruginya," kata Jokowi yang menambahkan perguruan tinggi dapat meneliti tentang masing-masing forum kerja sama regional tersebut untuk menjadi saran bagi pemerintah.

Perguruan tinggi di Indonesia memerlukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan BUMN yang terkait masing-masing keilmuan untuk memudahkan riset dan penelitian.

"Saya kira banyak cara yang bisa kita lakukan asal riset itu konkrit, nyata bermanfaat bagi rakyat, bagi negara dan kita harapkan perguruan tinggi aktif bermitra dengan pemerintah, BUMN, dan dengan dunia industri dan usaha," tambah Jokowi.

Joko Widodo juga meminta perguruan tinggi meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) guna menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). 
"Saya ingin mengingatkan semuanya. Sebab banyak yang belum sadar bahwa kita sudah masuk dalam area persaingan," katanya.

Menurut Jokowi, tantangan global yang dihadapi Indonesia bukan hanya MEA. Tapi masih banyak lagi kesepakatan internasional lainnya, seperti kesepakatan bersama Uni Eropa, Amerika, dan Cina.

Namun kita masih belum memutuskan untuk bergabung. Seiring berjalannya waktu, Joko meyakini Indonesia akan jauh tertinggal jika selamanya tidak terlibat dalam berbagai kesepakatan global tersebut. Ia menyampaikan, Indonesia harus cepat mengambil keputusan untuk bergabung dan mengambil peran dalam persaingan internasional.

Menurutnya ada beberapa hal yang harus benar-benar dipersiapkan untuk menghadapi MEA, antara lain produktivitas, etos kerja, daya saing SDM, dan efisiensi dalam berbagai hal. Ia berpendapat perguruan tinggi sangat berperan dalam menyiapkan pencapaian-pencapaian strategis tersebut.

Ia menegaskan SDM Indonesia harus dibuat lebih fleksibel dan lincah dalam menghadapi tantangan yang ada.

"Ini cepat sekali terjadi. Kalau mentalitas kita masih senang subsidi, dimanjakan dengan hal-hal yang mengenakkan, tentu bahaya sekali dalam era persaingan," kata Jokowi. (Rol/y)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru