Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Sekjen Kemenkes: Jalani Tugas Bidan Sesuai Kode Etik dan Profesionalisme

- Senin, 15 Februari 2016 17:06 WIB
1.818 view
Sekjen Kemenkes: Jalani Tugas Bidan Sesuai Kode Etik dan Profesionalisme
SIB/Wilfred Manullang
Sekjen Kemenkes dr Untung Suseno Sutarjo Mkes memberikan beasiswa kepada mahasiswi berprestasi pada acara Capping Day 300 mahasiswi Akbid Mitra Husada Angkatan X dan Akbid Palapa Husada Angkatan VIII, Sabtu (6/2).
Medan (SIB)- Capping Day adalah pengucapan janji yang merupakan bentuk tanggung jawab bagi mahasiswa-mahasiswi tenaga kesehatan untuk memulai praktek setelah menjalani pendidikan di bangku perkuliahan. Praktek kerja di lapangan sangat bermanfaat bagi para tenaga kesehatan untuk menimba pengalaman yang tentunya diharapkan akan meningkatkan profesionalisme. Namun praktek tersebut tetap harus dijalankan sesuai dengan kode dan standar prosedur. 

"Seorang tenaga kesehatan yang baik khususnya bidan harus menyadari bahwa memberikan pelayanan yang baik merupakan hal yang paling penting di dalam dunia kesehatan," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr Untung Suseno Sutarjo Mkes pada acara Capping Day 300 mahasiswi Akbid Mitra Husada Angkatan X dan Akbid Palapa Husada Angkatan VIII, Sabtu (6/2).

Hadir pada acara itu diantaranya Kadis Kesehatan Provsu dr RR Siti Hartati Surjantini MKes, Direktris Akbid Mitra Husada Siti Nurmawan Sinaga SKM MKes, Direktris Akbid Palapa Husada Herna Rina Yanti Manurung SST MKes, Ketua 

Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Bahrudin Nur Tanjung, mahasiswi Akbid Mitra Husada dan Palapa Husada dan seluruh orangtua mahasiswi.
Untung Suseno mengingatkan bahwa ilmu yang diperoleh bukan hanya didapat dari para dosen, pasien juga merupakan guru bagi para mahasiswi. Saat ini masyarakat menginginkan bidan yang pintar, baik, ramah, tanggap, cepat, luwes, profesional dan senantiasa tersenyum, ujarnya. 

"Pasien mengijinkan badannya untuk diperiksa, begitu juga dengan perasaannya. Para mahasiswi jangan menganggap seorang pasien seperti tempat tidur atau kursi yang tidak memiliki perasaan. Kalian harus menghargai para pasien karena mereka adalah makhluk hidup yang perlu mendapat kasih sayang dan perhatian," jelasnya. Dalam akhir sambutannya, Untung Suseno meminta para bidan juga bersedia ditempatkan di daerah-daerah terpencil, jangan hanya mau ditempatkan di Medan.

Direktris Akbid Mitra Husada Siti Nurmawan Sinaga menjelaskan Capping Day diikuti sekitar 300 mahasiswi Akbid Mitra Husada Angkatan X dan Akbid Palapa Husada Angkatan VIII. Dalam kesempatan itu, sejumlah mahasiswi mendapatkan beasiswa atas prestasi yang diraihnya. Diantaranya Defi Indah Tari Tampubolon dan Cici Puspa dari Akbid Mitra Husada, serta Ariska Andriani dan Rini Novita Simbolon dari Akbid Palapa Husada. 

Siti Nurmawan mengatakan dalam menciptakan seorang bidan yang profesional, pihak yayasan telah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit dan klinik kebidanan sehingga para mahasiswinya bisa mempraktekkan ilmu yang telah mereka peroleh. Dia juga menjelaskan pihak yayasan mempersiapkan para mahasiswinya bukannya hanya dengan memberikan ilmu kesehatan, namun juga memberikan kemampuan belajar Bahasa Inggris dan komputer  sehingga para bidan bisa bersaing dengan tenaga kesehatan asing dan bekerja di luar negeri. (R16/q)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat