Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 Juli 2026

PPSSU Minta Presiden Awasi Seleksi Sekolah Rakyat agar Tepat Sasaran

Tanda Monang Pasaribu - Kamis, 25 Juni 2026 15:28 WIB
1.061 view
PPSSU Minta Presiden Awasi Seleksi Sekolah Rakyat agar Tepat Sasaran
Foto: Dok/PPSSU
Ketua PPSSU Masty Pencawan dan Sekretaris Partomuan Silitonga.

Kekhawatiran tersebut, lanjutnya, muncul setelah membaca pemberitaan Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 22 Juni 2026 mengenai kesiapan operasional 93 Sekolah Rakyat yang menempatkan pemerintah daerah sebagai kunci pelaksanaan program.

PPSSU menilai pengawasan harus dimulai dari tingkat kelurahan dan desa karena lurah serta kepala desa memiliki peran penting dalam memberikan rekomendasi maupun surat keterangan sebagai dasar pendataan calon siswa.

"Jika surat keterangan miskin ekstrem diterbitkan tanpa verifikasi yang ketat, maka hak anak-anak yang benar-benar berasal dari keluarga miskin ekstrem dapat tergeser," tegasnya.

Selain kepada pemerintah pusat, PPSSU juga meminta DPRD Provinsi Sumatera Utara serta DPRD kabupaten/kota melakukan pengawasan langsung terhadap proses seleksi penerimaan siswa Sekolah Rakyat agar sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Kementerian Sosial RI.

PPSSU mengingatkan, setiap bentuk manipulasi data, pemalsuan dokumen maupun penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitan surat keterangan miskin ekstrem harus ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Masty juga menilai, apabila proses seleksi tidak berjalan objektif, sekolah-sekolah swasta di Sumatera Utara berpotensi kehilangan banyak peserta didik sehingga dapat mengganggu keberlangsungan operasionalnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PPSSU Desak Pemerintah Ambil Langkah Cepat Tangani Perundungan di Sekolah
Ketua PPSSU: Anggota DPRD Gadaikan SK Tidak Mendidik bagi Generasi Muda
Penempatan Ribuan Guru Swasta Lulus P3K Rugikan Sekolah Swasta
Eksistensi Sekolah Swasta Perlu Perhatian Khusus Pemerintah
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
komentar
beritaTerbaru