Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Libur Bukan Tidak Belajar

Tajuk
Redaksi - Rabu, 18 Maret 2020 12:26 WIB
358 view
Libur Bukan Tidak Belajar
cantik.tempo.co
Ilustrasi
Wabah corona menimbulkan dampak multidimensi. Sektor pendidikan termasuk yang paling terasa bagi banyak pihak. Kegiatan di sekolah diliburkan, dan anak-anak untuk sementara disarankan berada di rumah.

Tidak ke sekolah bukan berarti tidak belajar. Para siswa dan mahasiswa sesuai kebijakan unit pendidikan masing-masing, sebagian besar mengharuskan tetap belajar. Bedanya, tidak lagi tatap muka di kelas, melainkan dilakukan secara online (daring).
Sebenarnya pola belajar online bukanlah hal baru. Beberapa kampus negeri dan swasta telah melakukannya. Sebut saja Universitas Terbuka (UT) telah lama mengadopsi "distance learning" (belajar jarak jauh).

E-learning sekilas tampak mudah. Guru atau dosen mengajar dari jarak jauh, dan anak didiknya berada di tempat yang berbeda. Perkembangan teknologi digital menjadi sarana untuk berinteraksi, seolah sedang bertatap muka.

Perlu infrastruktur yang memadai agar belajar daring bisa diwujudkan. Medianya bisa menggunakan laptop, komputer, dan smartphone. Namun, tak cukup hanya itu, harus ada aplikasi pendukung yang dimengerti kedua belah pihak.

Ada banyak aplikasi yang menyediakan ruang belajar daring secara gratis. Google misalnya, sudah menyediakannya bagi siapa saja yang memerlukan. Hanya perlu pelatihan dulu agar guru dan siswanya terampil menggunakannya.

Bagi sekolah dan kampus yang sudah terbiasa daring, tentu tidak akan ada masalah. Bagaimana dengan yang belum pernah sama sekali? Ada ribuan, bahkan ratusan ribu di daerah yang tersebar dari Sabang dan Merauke, pasti gagap dengan kebijakan baru ini.
Pengumuman libur karena corona sifatnya mendadak. Banyak Pemda mengaku sudah persiapan, tetapi saat hendak menerapkan belajar online, ternyata tak memiliki modul belajar. Lalu apa yang akan dipelajari saat daring nantinya?

Bagaimana pula yang gagap dengan belajar daring? Siswa telah terlanjur libur, dan tak ada lagi kesempatan untuk melatih mereka. Ini menjadi indikasi, belajar daring saat libur berpotensi gagal.

Mari mengambil hikmah dari masalah corona ini. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali untuk belajar online. Sebaiknya jangan dipaksa menggunakan aplikasi, mungkin di awal bisa melalui grup whatsapp (WA), yang relatif lebih mudah.(**)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru