Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Solidaritas Bagi Korban Krisis

Fokus
Redaksi - Minggu, 29 Maret 2020 10:39 WIB
449 view
Solidaritas Bagi Korban Krisis
liputan6.com
Ilustrasi
Wabah virus corona tak hanya mengancam nyawa manusia. Imbasnya ke mana-mana akibat tindakan berbagai negara untuk mengantisipasinya. Belum ditemukannya obat virus ini, membuat pilihan hanya satu, yakni melakukan pencegahan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyampaikan beberapa tindakan antisipasi. Warga diminta untuk melakukan physical distancing, dengan menjaga jarak 1-2 meter dari orang lain. Itu sebabnya, pertemuan-pertemuan dalam berbagai bentuk, telah resmi dilarang di berbagai negara.

Indonesia menerapkan larangan serupa seperti yang tertuang dalam Maklumat Kapolri. Warga dianjurkan untuk mengurangi aktivitas di luar, dan sebaiknya di rumah saja. Kebijakan lebih lanjut adalah menghentikan kegiatan belajar tatap muka di sekolah, dan beralih ke online (daring).

Banyak perusahaan termasuk kantor pemerintah sudah melakukan work from home (WFH), yakni bekerja dari rumah. Bagi yang memiliki gaji tetap tentu tidak masalah. Bagaimana dengan nasib mereka yang mata pencahariannya dari sektor informal, yang hidup dari hari ke hari.

Sebut saja para pedagang kecil, penjual jajanan, tukang parkir, dan tukang becak, kini mereka kesulitan untuk membeli bahan makanan. Sebab sifat pekerjaan yang informal, membuat kehilangan penghasilan, akibat WFH. Mungkin mereka tak memiliki tabungan, apabila krisis akibat corona ini berlanjut hingga beberapa minggu ke depan.

Perang melawan corona ini memang menyita energi. Tenaga medis sedang bertarung di garis depan menolong orang-orang yang sudah terkena. Perhatian tersedot memperlengkapi Alat Pelindung Diri (ADP), masker, hand sanitizer dan kegiatan menyemprot disinfektan.

Masalah tidak hanya mencegah agar tak terkena virus. Imbas ekonomi terutama bagi orang-orang kecil perlu mendapat perhatian segera. Pemerintah bisa saja membangun dapur umum, atau membantu secara langsung beras dengan lauk ala kadarnya.
Ini bukan hanya tugas pemerintah saja. Saatnya menunjukkan solidaritas sebagai sesama anak bangsa. Mari perusahaan-perusahan, dan orang-orang yang beruntung secara ekonomi, bantu mereka-mereka yang terdampak secara ekonomi.

Aksi solidaritas bagi korban krisis ini akan mencegah terjadinya kejahatan, seperti pencurian dan penjarahan. Ada banyak opsi yang bisa dilakukan untuk menolong mereka yang menjadi korban. Langkah lain yang mendesak adalah memberi kelonggaran yang memiliki cicilan ke bank atau lembaga keuangan. Ayo galang solidaritas sosial! (**)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru