Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026
TAJUK RENCANA

BANTUAN TEPAT SASARAN

Redaksi - Sabtu, 04 April 2020 10:48 WIB
370 view
BANTUAN TEPAT SASARAN
kompas.com
Ilustrasi
Pandemi virus Corona (Covid-19) telah mengakibatkan kesulitan bagi sebagian besar masyarakat, khususnya yang berdampak langsung atas kelangsungan usaha maupun pekerjaannya. Belum ada tanda-tanda wabah ini akan menurun, bahkan korban dan daerah yang terkena juga cenderung semakin meningkat.

Sesuai data terakhir hingga pukul 12.00 WIB , Rabu kemarin jumlah yang positif virus Corona di Indonesia terus meningkat dan sudah mencapai 1.986 kasus atau ada kenaikan 196 kasus dari sebelumnya. Korban meninggal mencapai 181 jiwa. Namun yang menggembirakan jumlah yang sembuh pun juga meningkat menjadi 134 orang, kita berharap ke depan semakin baik.

Namun melihat angka-angka itu, kita belum yakin bahwa wabah ini akan segera berakhir. Bahkan BIN memerkirakan puncak wabah ini akan terjadi pada Juli 2020. Untuk itu diperlukan langkah-langkah strategis sehingga tidak sampai banyak korban dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Salah satu langkah pengamanan yang dilakukan pemerintah, khususnya di daerah terutama untuk membantu masyarakat yang berdampak langsung adalah pemberian beras oleh Pemko Medan yang direncanakan mulai Senin 6 April 2020 mendatang. Demikian juga dengan usulan bantuan sembako senilai Rp.500.000 sebulan per keluarga selama 3 bulan di Deliserdang. Kita harapkan daerah lainnya di Sumut juga memprioritaskan bantuan pangan ini agar jangan ada masyarakat yang tidak makan akibat wabah virus Corona .

Hal yang menggembirakan lainnya adalah adanya niat dari sejumlah anggota dewan yang rela menyumbangkan gajinya buat korban wabah virus Corona ini. Kita harapkan juga langkah-langkah BUMN, BUMD dan perusahaan swasta di Sumut untuk bahu membahu membantu pemerintah dan masyarakat yang berdampak langsung. Tidak ada salahnya kalau dana CSR dan Bina Lingkungan yang sudah tersedia di BUMN dan BUMD disalurkan untuk membantu pemerintah atau masyarakat yang merasakan langsung dampak mewabahnya virus ini.

Selain itu, perlu juga dibangkitkan solidaritas masyarakat agar saling bahu membahu dan membantu. Kita juga harapkan komunitas-komunitas bersatu padu menggalang dana secara sukarela untuk membantu penanganan korban virus ini bersama-sama pemerintah daerah.

Tetapi satu hal yang perlu juga diingatkan agar aparat pemerintah baik Pemko Medan dan jajarannya hingga kepala lingkungan agar benar-benar mendata warganya yang paling membutuhkan bantuan pangan ini. Demikian halnya aparat di daerah lainnya. Jangan sampai masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ikut juga mendapat bantuan beras dan sembako ini lagi. Mari saling menjaga dan memberi kesempatan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya sebagai bukti solidaritas kita menghadapi wabah ini. Sehingga bantuan itu tepat sasaran.

Selain bantuan pangan berupa sembako, masyarakat yang berdampak langsung juga perlu dibantu kebutuhannya sehingga mereka betah di rumah. Kalau pemerintah pusat sudah menggratiskan pelanggan PLN dengan daya 450 VA dan diskon 50 persen untuk pelanggan daya 900 VA, maka pemerintah daerah tidak ada salahnya menggratiskan biaya air, retribusi sampah dan lainnya selama tiga bulan ini.

Yang terakhir, kita harapkan bantuan-bantuan kebutuhan masyarakat yang mengalami dampak langsung wabah vitus corona ini dapat segera disalurkan. Sehingga tidak sampai menimbulkan masalah sosial.(*)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru