Penyebaran Covid-19 di Sumut Mulai Terkendali


178 view
Penyebaran Covid-19 di Sumut Mulai Terkendali
Foto Dok/Humas Pemprovsu
Irman Oerman dan Edy Rahmayadi
Medan (harianSIB.com)

Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Sumut, sudah semakin membaik dan mulai terkendali.

"Penanganan Covid-19 di Sumut memang semakin membaik, ditandai dengan penurunan angka kasus positif dan aktif yang diikuti penurunan persentase keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar, Rabu (8/9/2021).

Irman mengatakan, hingga 7 September 2021, tercatat kasus positif kumulatif di Sumut telah mencapai 99.854 kasus, meningkat 448 kasus dibanding hari sebelumnya. Sedangkan kasus sembuh mencapai 80.727 atau bertambah 1.717 kasus.

Dengan demikian, kasus aktif turun 1.309 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kumulatif di Sumut menjadi 16.608 kasus. Indikator penting lainnya adalah positivity rate Covid-19 Sumut yang terus menurun hingga 8,31% lebih kecil dari capaian nasional yang masih berkisar 10,51%.

Dengan tren yang terus konsisten, dimungkinkan positivity rate Sumut akan terus menurun hingga dibawah standar WHO, yaitu dibawah 5%. Menurutnya, perbaikan kondisi penanganan Covid-19 di Sumut saat ini patut disyukuri, namun perbaikan kondisi ini jangan sampai membuat semua orang lengah.

Sebab, kasus Covid-19 yang mulai melandai biasanya diikuti tingkat kedisiplinan protokol kesehatan masyarakat yang juga menurun.

"Belajar dari pengalaman kita sebelumnya di gelombang pertama dan kedua, lonjakan kasus justru terjadi pada saat kasus sudah turun. Fase ini berat, karena kedisiplinan kita menerapkan prokes diuji ketahannannya,” katanya.

Untuk itu, kata Irman, sangat diharapkan kerja sama dari seluruh lapisan, baik pemerintah dan unsur masyarakat untuk tidak kendur guna mempertahankan situasi yang mulai terkendali ini. Agar lonjakan kasus Covid-19 tidak terjadi lagi

"Pak gubernur dan wagub di setiap kesempatan juga mengimbau agar kita selalu disiplin protokol kesehatan dan upayakan agar segera vaksin. Sebab, itulah cara yang paling realistis dan efektif untuk mengakhiri pandemi ini," tutupnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com