Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Terminal Baru Pandan Berubah Jadi Sarang "Kitik-Kitik"

Dishub Tapteng Bantah Disewakan
- Sabtu, 26 Juli 2014 12:18 WIB
794 view
Terminal Baru Pandan Berubah Jadi Sarang
SIB/ist
Terminal: Inilah terminal baru Pandan yang tidak terurus menjadi sarang kitik kitik.
Tapteng (SIB)- Terminal Baru Pandan, aset Pemkab Tapteng yang dibangun sekira tahun 2002 dan belum difungsikan, saat ini berubah menjadi sarang "kitik-kitik" atau tempat mangkalnya para pemadu cinta dan pria hidung belang yang datang dari berbagai tempat. Namun demikian, Dinas Perhubungan selaku instansi terkait terminal baru membantah kalau aset milik pemerintah itu disewakan.

Maraknya pemadu cinta yang mangkal saat malam di lokasi terminal baru mengundang keresahan warga setempat. Bambang (nama samaran), warga sekitar mengaku para pengunjung yang datang ke lokasi hampir tidak ada yang dikenali. "Banyak lalu lalang kendaraan masuk ke terminal baru pada tengah malam, sebagai warga saya merasa risih melihatnya, apalagi saat bersama keluarga," kata Bambang.

Bambang meminta perhatian instansi terkait untuk melakukan penataan kembali, setidaknya melakukan penertiban kepada pengunjung kalau memang fasilitas publik itu belum difungsikan. "Jangan dibiarkan tidak terurus, selain sayang justru menjadi beban keresahan warga," tuturnya.

Kepala Seksi Lalu Lintas Pengujian dan Keselamatan Dinas Perhubungan Parasian Simanungkalit yang dikonfirmasi SIB di kantornya, Jumat (25/7) mengakui banyaknya tamu yang tidak dikenali masuk terminal baru pada malam hari. Namun pihaknya juga sudah sering melakukan penertiban di lokasi, namun tampaknya tidak membuat jera. "Kita sudah pernah mengamankan warga dari lokasi, ada yang mengaku LSM dan wartawan, polisi dan sebagainya. Banyaklah," kata Parasian.

Amatan SIB di lokasi, Jumat, aset miliaran rupiah yang memiliki fasilitas belasan kios, balerong, loket, kantor dan lainnya itu tampak tidak terurus.

Sementara pelataran parkir dan halaman terminal dibumbuhi ilalang dan kotor. Kios-kios juga sudah banyak yang rusak termasuk kanopi rusak parah.

Parasian Simanungkalit mengatakan pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi di kantor Dispenda, yang diikuti instansi terkait seperti Dispenda dalam rangka memfungsikan kembali terminal baru yang sudah lama tidak terurus. "Di lokasi terminal baru sudah dibangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dan sudah dihuni masyarakat. Sementara di lokasi sudah ada kantor camat, Puskesmas, kantor Samsat. Dalam waktu dekat akan dibangun gedung Mapolres Tapteng, tentu itu menjadi peluang difungsikannya terminal baru Pandan.

Namun demikian, lanjut Parasian, rapat koordinasi bersama dengan Dinas Perhubungan, Bagian Ekonomi Pembangunan, Dispenda, Dakopin dan PU di Kantor Dispenda itu masih akan dilanjutkan untuk mematangkan rencana, selanjutnya hasil koordinasi akan dilaporkan kepada bupati. (E6/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru