Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

BTN Sudah Salurkan Kredit Perumahan Rp251,914 Triliun, DPK Capai Rp307,309 Triliun

Redaksi - Jumat, 16 September 2022 14:38 WIB
426 view
BTN Sudah Salurkan Kredit Perumahan  Rp251,914 Triliun,  DPK Capai Rp307,309 Triliun
(Foto: Dok. LinkAja)
Gedung Bank BTN. 
Jakarta (SIB)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sukses membukukan laba bersih sepanjang semester I/2022 senilai Rp1,471 triliun.Perolehan ini melonjak 59,87% dibanding periode sama tahun sebelumnya senilai Rp920 miliar.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam paparan kinerja Keuangan Bank BTN semester I/2022 pada Publik Expose LIVE 2022 di Jakarta, Kamis (15/9).

Disebutnya, pencapaian kinerja semester I/2022 yang sangat positif itu merupakan buah dari transformasi yang dilaksanakan seluruh jajaran BTN, dalam mencapai target bisnis yang telah ditetapkan.

Menurut Haru, kenaikan laba bersih perseroan itu ditopang oleh keberhasilan Bank BTN menjalankan inisiatif strategis di semester I/2022 antara lain peningkatan penyaluran kredit, biaya dana (cost of fund) yang berhasil ditekan seiring dengan peningkatan penghimpunan dana murah, yang spesialis penyalur kredit perumahan itu juga sukses melakukan perbaikan rasio kredit bermasalah (non performing loan) yang terus menurun pada semester I/2022.

Ia menjelaskan, sepanjang periode Januari-Juni 2022, pihaknya berhasil menyalurkan kredit mencapai Rp286,152 triliun meningkat 7,61% dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp265,907 triliun.

Penyaluran kredit perumahan masih mendominasi total kredit perseroan pada semester I/2022.

Adapun kredit perumahan yang disalurkan Bank BTN hingga akhir Juni 2022 mencapai Rp251,914 triliun.

Dari jumlah tersebut KPR Subsidi pada semester I/2022 masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp137,255 triliun tumbuh 8,68% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp126,297 triliun.

Sedangkan KPR Non Subsidi tumbuh 5,84% menjadi Rp85,305 triliun pada semester I/2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp80,598 triliun.[br]





“Kami memacu kredit dengan sangat memperhatikan prinsip kehati hatian. Maka itu, rasio kredit bermasalah (non performing loan) kami terus membaik. NPL Gross pada semester I tahun 2022 ini berada pada level 3,54%, lebih rendah dari sebelumnya di level 4,10%, Sedangkan NPL Nett sebesar 1,04%, turun dari posisi 1,87%,” katanya.

Disebutnya, kenaikan kredit berdampak pada pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang tumbuh 35,97% pada semester I/2022 menjadi Rp7,737 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,690 triliun.

Lonjakan NII tersebut membuat rasio net interest margin (NIM) Bank BTN juga mengalami kenaikan dari 3,41% pada akhir Juni 2021 menjadi 4,58% di semester I/2022.

Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), Haru mengungkapkan, pada semester I/2022 perolehan DPK Bank BTN mencapai Rp307,309 triliun naik 2,99% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp298,378 triliun.

Dari jumlah tersebut perolehan dana murah atau CASA mencapai Rp137,453 triliun naik sebesar 22,95% dibandingkan akhir Juni 2021 sebesar Rp111,798 triliun.

“Kenaikan CASA yang cukup tinggi tersebut membuat kontribusi dana murah mengalami kenaikan menjadi 44,73% dari total DPK Bank BTN pada semester I/2022,” jelasnya. (A1/c)






Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru