Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Ratusan Konsumen Mengadu ke DPR, Pembangunan Dua Apartemen Mangkrak Bertahun-tahun

Redaksi - Rabu, 03 Desember 2025 09:46 WIB
644 view
Ratusan Konsumen Mengadu ke DPR, Pembangunan Dua Apartemen Mangkrak Bertahun-tahun
Foto Dok/IG
Pakubuwono Terrace Apartment, Jakarta.

Jakarta (harianSIB.com)

Ratusan konsumen Apartemen Grand Pakubuwono Terrace dan Apartemen Arkamaya mengadu ke Komisi VI DPR RI karena hunian yang mereka beli tak kunjung diserahkan pengembang. Sebagian bangunan mangkrak sejak 2018, sementara sebagian lain bahkan belum mulai dikerjakan.

Perwakilan konsumen Grand Pakubuwono Terrace, Ruben Hutabarat, mengatakan proyek apartemen itu mulai dipasarkan pada 2012 dan dibangun pada 2014 oleh PT Mitra Selaras Sejati. Pada 2014, pengembang juga memasarkan proyek lain, Apartemen Grand Cut Meutia. Namun, pembangunan Grand Pakubuwono Terrace berhenti pada 2018.

"Pada 2019 sempat tercapai homologlasi dalam proses PKPU, dan pengembang berjanji melanjutkan pembangunan. Namun sampai waktu yang disepakati, apartemen tetap tidak terbangun," ujar Ruben dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Selasa (2/12/2025).

Pada 2022, tiga konsumen mengajukan pembatalan perdamaian ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, tetapi ditolak karena dianggap tidak memenuhi syarat Pasal 18 UU Kepailitan. Pada 2023, Mahkamah Agung menerbitkan SEMA yang mempertegas sengketa pembangunan apartemen bukan perkara kepailitan karena tidak dianggap sebagai "sengketa sederhana".

Baca Juga:
"Ruang upaya hukum secara perdata seperti ditutup. Itu sebabnya 563 konsumen mengadu ke Komisi VI DPR," kata Ruben.

Ia menambahkan bahwa sekitar 80 persen bangunan sebenarnya sudah berdiri, tetapi pekerjaan terhenti karena dana konsumen diduga digunakan untuk membangun Grand Cut Meutia. Dari sekitar 500 konsumen, hanya 200 yang menempati unit, itu pun dalam kondisi belum layak huni. "Menempati ala kadarnya," ujarnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jonan Beberkan Dilema Pengembangan Energi Terbarukan di RI
Workshop Pengembangan Kapasitas P4GN di Tanjungbalai
7 Investor Kucurkan Rp 6,1 Triliun untuk Pengembangan Danau Toba
GMI Konta Pengembangan Gelar Turnamen Futsal dan Basket Antar PKMI
Kemenlu RI Dukung Pengembangan Danau Toba Jadi Single Destination
Pemprovsu Berencana Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Korea untuk Pengembangan Air Bersih
komentar
beritaTerbaru