KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Medan (harianSIB.com)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026). Dalam op
Banyuwangi(harianSIB.com)
Al Ressa Rizky Rosano akhirnya mengetahui identitas ibu kandungnya setelah hidup selama 24 tahun dalam ketidaktahuan. Ia baru menyadari bahwa penyanyi dan artis Denada adalah ibu kandungnya, bukan sepupu, usai wafatnya Emilia Contessa.
Selama ini, Ressa tinggal dan dibesarkan oleh adik Emilia Contessa di Banyuwangi. Perempuan yang seharusnya berstatus nenek itu merawat Ressa sejak bayi, dan selama itu pula Ressa memanggilnya dengan sebutan ibu.
Ressa mengaku, sepanjang hidupnya ia hanya mengenal Denada sebagai kakak sepupu. Setiap bertemu, ia selalu memanggil Denada dengan sebutan "mbak".
"Pernah ketemu, beberapa kali. Saya memanggil Mbak Denada," ujar Ressa kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Baca Juga:Ia menyebut pertemuan dengan Denada berlangsung singkat dan tanpa komunikasi yang intens. Bahkan, ia mengaku baru mengetahui status sebenarnya setelah beranjak dewasa.
Dalam kesehariannya, Ressa tumbuh dalam keterbatasan ekonomi. Ia sempat mengenyam pendidikan di salah satu universitas swasta di Banyuwangi, namun harus berhenti di semester empat karena tidak mampu membayar biaya kuliah.
"Ya kuliah di sini saja, karena saya nggak mampu. Baru semester empat saya keluar karena nggak bisa bayar," ungkapnya.
Ressa juga mengungkapkan sempat berpindah-pindah tempat tinggal. Terakhir, ia tinggal di gudang belakang rumah induk Denada di Jalan Gajahmada, Banyuwangi, yang dijadikan kamar.
"Terakhir sampai sekarang saya tinggal di Gajahmada, di gudang belakang yang dijadikan kamar," katanya.
Meski kisah hidupnya menyita perhatian publik, Ressa menegaskan dirinya tidak berniat membuka persoalan keluarga ke media. Ia hanya berharap konflik internal keluarganya dapat diselesaikan dengan baik, terutama demi perempuan yang telah merawatnya sejak bayi.
Perkara ini kemudian berlanjut ke jalur hukum. Ressa mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025. Dalam gugatannya, ia menuntut pengakuan sebagai anak biologis Denada serta meminta pertanggungjawaban atas dugaan penelantaran selama 24 tahun.
Kuasa hukum Ressa, Moh. Firdaus Yuliantono, mengatakan gugatan tersebut diajukan untuk memperjuangkan hak-hak kliennya sebagai anak.
"Benar tergugat adalah seorang artis dengan inisial D. Kami mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap orang tua kandungnya sendiri," kata Firdaus, Kamis (8/1/2026).
Ia berharap Denada memiliki itikad baik untuk bertemu langsung dengan Ressa agar persoalan dapat diselesaikan tanpa berlanjut ke proses hukum yang panjang.
Sementara itu, kuasa hukum Denada, Muhammad Ikbal, menilai gugatan tersebut salah jalur. Menurutnya, jika substansinya penelantaran, maka seharusnya masuk ranah pidana, sedangkan persoalan hak anak menjadi kewenangan Pengadilan Agama.
"Kalau bicara penelantaran itu pidana. Kalau soal nafkah anak dan karena Muslim, seharusnya ke Pengadilan Agama, bukan Pengadilan Negeri," ujar Ikbal, Jumat (9/1/2026).
Ikbal juga mempertanyakan waktu pengajuan gugatan yang baru dilakukan saat Ressa telah berusia 24 tahun. Hingga kini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Denada dan menyebut mediasi dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/1/2026). (**)
Medan (harianSIB.com)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026). Dalam op
Jakarta (harianSIB.com)Presiden Belarus Alexander Lukashenko mencatat sejarah sebagai kepala negara pertama yang menginap di Istana Negara s
Jakarta (harianSIB.com)Sidang perdana perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI, Joko Wi
Tapteng(harianSIB.com)Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) merespons cepat laporan dugaan aktivitas galian ilegal kabel optik milik PT Telkom di
Lubukpakam(harianSIB.com)Beredar informasi yang menyebutkan seorang kepala daerah di Sumatera Utara diduga diamankan oleh Komisi Pemberantas
Medan(harianSIB.com)Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan mengakui adanya penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik Tin
Medan(harianSIB.com)Media sosial instansi pemerintah daerah idealnya tidak lagi sekadar menjadi wadah publikasi kegiatan seremonial. D
Medan(harianSIB.com)Forum Wartawan Pemprov (FWP) Sumut menyatakan komitmennya mengerahkan seluruh potensi diseminasi informasi guna menggaun
Rantauprapat(harianSIB.com)Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira AzZahra (21), yang akrab disapa Dira, dilaporkan hilang setel
Medan(harianSIB.com)Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menutup Rapat Kerja
Aekkanopan(harianSIB.com)Komandan Kodim (Dandim) 0209 /Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, menghadiri acara coffee morning bersama insa
Sidikalang(harianSIB.com)Wakapolres Dairi, Kompol Diarma Munthe SH memimpin upacara kenaikan pangkat 22 personel Polres Dairi, Kamis (2/7/20