Kapal Pukat Teri di Pelabuhan Perikanan Belawan Terbakar
Belawan(harianSIB.com)Satu kapal penangkap ikan, menggunakan alat tangkap (pukat) teri, yang sedang sandar pada salah satu tangkahan di Pela
Jakarta(harianSIB.com)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan ratusan ribu hektare kawasan hutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah disalahgunakan dari fungsi seharusnya. Saat ini, penyalahgunaan kawasan hutan tersebut tengah diselidiki oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Hal itu disampaikan Nusron dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).
"Kami sampaikan pula bahwa data tata guna lahan tingkat provinsi, baik di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menunjukkan adanya penggunaan kawasan hutan yang tidak sesuai peruntukannya," ujar Nusron.
Ia merinci, di Provinsi Aceh terdapat sekitar 358 ribu hektare hutan yang telah digunakan untuk kepentingan non-kehutanan. Sementara di Sumatera Utara, luas hutan yang disalahgunakan mencapai sekitar 884 ribu hektare.
Baca Juga:"Di kawasan Aceh ada sekitar 358 ribu hektare hutan yang digunakan untuk tidak hutan. Di Sumut ada sekitar 884 ribu hektare hutan yang tidak lagi digunakan sebagai hutan. Kemudian di Sumbar sekitar 357 ribu hektare hutan digunakan untuk kawasan nonhutan," katanya.
Menurut Nusron, ratusan ribu hektare kawasan hutan yang berubah fungsi tersebut saat ini sedang ditelusuri oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan. Penelusuran dilakukan untuk memastikan penyebab dan dampak dari alih fungsi kawasan hutan tersebut.
"Ini yang oleh Satgas PKH sedang diselidiki dan dijadikan pemicu apakah poin-poin ini menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di sana," ujarnya.
Ia menambahkan, selain digunakan untuk perkebunan, banyak kawasan hutan di tiga provinsi tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan lain, terutama sektor pertambangan.
"Salah satunya karena terlalu banyak izin IPPKH untuk kepentingan tambang dan kepentingan non-kehutanan lainnya," kata Nusron.
Pemerintah, lanjut Nusron, akan menindaklanjuti temuan tersebut sebagai bagian dari upaya penataan kembali tata guna lahan dan pencegahan bencana ekologis, khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.(**)
Belawan(harianSIB.com)Satu kapal penangkap ikan, menggunakan alat tangkap (pukat) teri, yang sedang sandar pada salah satu tangkahan di Pela
Medan(harianSIB.com)Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke27 Serikat Pekerja PT PLN (Persero), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja
Medan(harianSIB.com)Bisnis peredaran narkotika jenis ekstasi yang dilakoni dua mudamudi di Kota Medan terhenti setelah diringkus personel S
Medan(harianSIB.com)Perjalanan rumah tangga yang penuh ujian berhasil menyentuh penonton Medan saat film Baby Udon menggelar acara Meet and
Deliserdang(harianSIB.com)CitraLand Kota Deli Megapolitan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan masyarakat, de
Deliserdang(harianSIB.com)Perbaikan jalan Terusan penghubung Desa Bandar Setia dengan Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli
Karo(harianSIB.com)Razia gabungan Polres Karo dan BNNK Karo yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Joni H. Pardede menggerebek Cafe Gondrong di
Aekkanopan(harianSIB.com)Tim Pembentukan Kepengurusan (TPK) Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari DPW PKB S
Binjai(harianSIB.com)Tim Libas Anti Begal Polres Binjai kembali mengungkap rangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meli
Parapat(harianSIB.com)Rencana penanganan salah satu Jembatan Siduadua Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun yang hi
Pematangsiantar(harianSIB.com)Perselisihan sepele soal lampu yang dipadamkan berujung tindak penganiayaan di Jalan Bah Biak Kiri Lorong 5, K
Medan(harianSIB.com)Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony, mengapresiasi gerak cepat Polres Dairi mengamankan RS, tersangka dugaan penganiaya